Berenang Tanpa Takut Tenggelam di Pantai Tureloto

Berenang Tanpa Takut Tenggelam di Pantai Tureloto

Pantai Tureloto (sumber : Nasional Hotel)

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia memang kaya akan pantai dan keindahan biota lautnya, tak jarang banyak turis mancanegara berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk berwisata. Jika kita berbicara mengenai keindahan laut, mungkin kita akan memiliki pandangan akan indahnya panorama pantai di Lombok, Raja Ampat dan tempat lainnya di Indonesia bagian timur. Namun barangkali tempat wisata satu ini bisa jadi pilihan baru bagi kita untuk menikmati keindahan pantai dan lautnya.

Di bagian Indonesia Barat, tepatnya di Sumatera Utara ada pantai bernama Pantai Tureloto. Pantai ini kini menjadi salah satu tujuan wisata di Indonesia karena ke unikannya, yakni kita bisa mengapung tanpa takut tenggelam. Pantai yang terletak di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara ini seperti Laut Mati yang berada di Yordania. Para travellers dapat berenang di air yang berwarna biru nan indah dikelilingi dengan panorama yang apik. alasan mengapa kita dapat mengapung di laut ini adalah karena kandungan garamnya yang cukup tinggi sehingga kita tak harus takut untuk tenggelam, persis seperti Laut Mati. Dikutip dari media Warta Kota, sepasang wisatawan asal Jerman, Knutch dan Helga merasakan tingginya air garam dengan mencicipinya. “Air laut terasa hangat dari laut Baltik dan sangat jauh lebih hangat dari kutub utara, bahkan tak perlu berenang hanya dengan mengapungkan badan saja sudah cukup, dan akan terapung dengan sendirinya,” jelas Knutch, wisatawan asal Jerman, Selasa (6/6/2017) dikutip dari Warta Kota Tribun News.

Bersantai di Pantai Tureloto (sumber : PegiPegi)
Bersantai di Pantai Tureloto (sumber : PegiPegi)

Salah seorang warga setempat yang juga pemilik Tureloto Park juga menjelaskan akan keunikan pantai Tureloto ini,” Pantai di laut ini bisa di sebut Laut Mati karena kadar garamnya tinggi sekali, Di permukaan dapat melihat karang karang yang kasar. Namun bawah laut, kita dapat menikmati terumbu karang yang indah dengan biota karang yang banyak, dan saat ini sudah mulai banyak terumbu karang yang terlihat mulai tumbuh," ungkapnya.

Disamping melakukan kegiatan air seperti snorkeling menikmati indahnya terumbu karang di pantai sembari terapung-apung di air laut yang tenang tanpa ombak yang tinggi dan membahayakan, wisatawan juga dapat menikmati keindahan hamparan karang yang tersebar di sepanjang garis pantai. Menurut pendapat orang lokal yang tinggal di daerah ini, karang-karang ini muncul akibat gempa dasyat yang penah melanda pesisir Sumatera pada 2005 lalu. Hamparan karang ini muncul ke permukaan sehingga membentuk benteng karang yang menghalau gelombang laut sehingga air laut tetap tenang. Hamparan karang yang juga bisa disebut benteng karang ini berada di bibir pantai.

Indahnya pantai Tureloto (sumber : Nyoozee)
Indahnya pantai Tureloto (sumber : Nyoozee)

Nilai lebih dari sebuah pantai tentunya adalah panorama matahari tenggelam yang menakjubkan. Pantai Tureloto yang berada di pesisir barat Sumatera membuat posisi pantai ini dimanjakan dengan keindahan matahari tenggelam kala sore hari tiba. Pengunjung dapat berjemur sembari menikmati indahnya warna langit ketika matahari sedang tenggelam perlahan.

Untuk masalah kuliner, di Pantai Tureloto juga tersedia kuliner ikan bakar bumbu Nias yang enak di pinggir pantai dengan harga terjangkau.

Untuk mencapai Pantai Tureloto pengunjung membutuhkan waktu 2 jam dari Bandara Binaka Nias. Meskipun belum ada transportasi umum yang langsung menuju tempat ini, wisatawan dapat menyewa mobil dengan tariff 250.000 hingga 300.000 rupiah per hari.

Sumber :

Pegipegi

Travel Tribun News

Warta Kota Tribun News

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga48%
Pilih SedihSedih4%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli5%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi6%
Pilih TerpukauTerpukau27%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Dedikasikan Diri Konservasi Orang Utan, Peneliti Indonesia Masuk Nominasi Penghargaan Tingkat Dunia. Selamat! Sebelummnya

Dedikasikan Diri Konservasi Orang Utan, Peneliti Indonesia Masuk Nominasi Penghargaan Tingkat Dunia. Selamat!

Komik Si Nopal yang Mendunia Lewat Kerjasama dengan Facebook Selanjutnya

Komik Si Nopal yang Mendunia Lewat Kerjasama dengan Facebook

adli hazmi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.