Mengintip LRT Jakarta Untuk Asian Games 2018

Mengintip LRT Jakarta Untuk Asian Games 2018

Photo by Manuel Cosentino on Unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Light Rail Transit atau yang dikenal LRT ditargetkan oleh Pemerintah DKI Jakarta siap digunakan Asian Games 2018 di Jakarta. Dengan rute Kelapa Gading-Velodrome.

Beberapa hari lalu, kereta 8 set yang terdiri dari 16 kereta sudah tiba di Jakarta. Berbeda dengan LRT di Palembang, LRT di Jakarta dipesan langsung dari Hyundai Rotem, Korea Selatan.

Uji coba LRT di Jakarta, sudah dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dari Stasiun Kelapa Gading Boulevard menuju Stasiun Pulomas, hari minggu 15 Juli 2018.

Dalam proses pembuatan LRT Jakarta ini, membutuhkan hanya waktu 13 bulan. Dikutip dari Tempo, anggaran untuk pengadaan rolling stock sebanyak 16 unit tersebut mencapai sekitar US$320 juta, sudah termasuk suku cadang, pemeliharaan, dan lain-lainnya. Artinya, satu kereta dibanderol US$20 juta atau sekitar Rp289 miliar.

LRT Jakarta siap beroperasi di Asian Games/Hidayah News
LRT Jakarta siap beroperasi di Asian Games/Hidayah News

LRT Jakarta ini terlihat modern dan juga minimalis. Cat putih yang melapisi dinding kereta terlihat senada dengan kursi yang terbuat dari bahan stainless steel seperti kereta-kereta di negara maju. Kereta LRT ini hanya menyediakan 40 bangku untuk setiap gerbong. Sementara itu, rolling stock dapat menampung setidaknya 230 penumpang berdiri. Total daya tampung kereta saat kondisi penuh maksimal 270 penumpang.


Sumber: LRT JKT, Tempo

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga57%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi14%
Pilih TerpukauTerpukau14%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Jembatan Tayan, Jembatan Terpanjang Ketiga di Indonesia Sebelummnya

Jembatan Tayan, Jembatan Terpanjang Ketiga di Indonesia

Sejarah Hari Ini (1 Juni 1859) - Titik Awal Perniagaan Pelabuhan Pekalongan Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (1 Juni 1859) - Titik Awal Perniagaan Pelabuhan Pekalongan

Febinska Fahmi
@febinska

Febinska Fahmi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.