Sejauh Mana Kita Mengenal Indonesia?

Sejauh Mana Kita Mengenal Indonesia?

Becak khas Indonesia © Fikri Rasyid/Unsplash

Saking besarnya negara kita ini, maka tidak semua di antara kita bangsa Indonesia memiliki kesempatan untuk menjelajahi seluruh Nusantara, dan karena itu tidak semua kita mengetahui tentang kita sendiri.

Berbicara soal besarnya negeri kita ini, kalau kita pergi ke Ambon dari kota Surabaya dengan pesawat akan memakan waktu 4 jam, hampir sama waktu perjalanannya dengan kalau kita pergi ke Hong Kong dari Surabaya.

Saya pernah beberapa kali naik bus mengelilingi beberapa negara di Eropa, dengan waktu 4 jam itu kita sudah melewati beberapa negara. Kita misalkan meninggalkan kota Paris, beberapa jam sudah masuk negara Luksemburg, beberapa jam lagi masuk perbatasan negara lain.

Bayangkan kita naik bus dari Surabaya ke Aceh, itu menempuh waktu lebih dari lima hari. Padahal, masih satu wilayah negara Indonesia.

Oleh sebab itu, meskipun kita sama-sama di wilayah NKRI, tidak semua pernah bepergian ke semua daerah di Nusantara ini, dan tidak semua kita mengetahui apa-apa tentang negeri ini. Kita hanya tahu secara umum saja. Misalkan jumlah pulau-pulau Indonesia ini 17.000 lebih, nama suku-suku dan kota-kota, dsb. Namun, ada fakta tentang Indonesia ini yang kita belum tahu.

Sebuah majalah perjalanan (Travel Guide) Far Horizon pada Juli 2016 pernah menulis fakta-fakta tentang Indonesia dengan judul Facts About Indonesia, Did You Know?

Coba kita simak fakta data yang ditulis majalah itu, baik untuk pengetahuan kita:

  • Wilayah negeri kita ini memiliki pulau terbesar kedua dan ketiga di dunia, yaitu Papua dan Kalimantan.
  • Jumlah penduduk Indonesia yang terbesar keempat di dunia ini, lebih dari separuhnya (sekitar 160 juta) tinggal di satu pulau yaitu Jawa, yang membuatnya sebagai pulau terpadat di dunia. Tingkat kepadatan penduduk di pulau Jawa ini mencapai 1.026 orang per Km2
  • Ada lebih dari 300 suku di Nusantara ini yang berbicara dengan bahasa daerahnya masing-masing yang jumlahnya sekitar 742 bahasa lokal.
  • Indonesia terletak di daerah Cincin Api atau “Ring of Fire”, artinya negeri ini terletak di pertemuan dua lempengan tektonik, menyebabkan semua wilayah kita aktif secara tektonik, dan kita ini memiliki sekurang-kurangnya 150 gunung berapi yang masih aktif.
  • Letusan gunung Tambora pada 10 April 1815 tercatat sebagai letusan terbesar dan paling dramatis di dunia. Semburan letusannya mencapai ketinggian 44 Km, debunya menyebar sampai radius 1.300 Km, menyebabkan ribuan orang meninggal, tidak hanya karena letusan itu sendiri, tapi juga karena kelaparan dan racun gas. Debu vulkanik letusan ini berada di udara berbulan-bulan yang menyebabkan perubahan iklim global. Di benua Eropa pada waktu itu tercatat dalam sejarahnya sebagai “tahun tanpa musim panas” atau “the year without summer”. Langit di atas Eropa gelap terus tanpa ada matahari.
  • Negeri kita ini merupakan tempat dari ribuan ragam flora dan fauna yang membuat Indonesia menjadi negara dengan tingkat tertinggi kedua di dunia dalam keragaman hayati (biodiversity) setelah Brasil.
  • Nama “Indonesia” pertama kali dipakai oleh Inggris pada pertengahan abad 19. Kata itu berasal dari bahasa Yunani nesos yang berarti “pulau” dan dari bahasa latin indus yang berarti “tanah”. Penjajah Belanda menyebutnya “The Dutch East Indies”.
  • Indonesia adalah negara tempat sekitar 12,7% penduduk muslim dunia, yang membuat negeri ini sebagai negara dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia.
  • Yang jarang kita ketahui, Indonesia ini mengekspor kaki katak ke Prancis sebesar 3.000 tons setiap tahunnya.
  • Indonesia juga pernah menjadi negara super power di tingkat regional sebelum dijajah Belanda, yaitu ketika kerajaan Majapahit dan Sriwijaya menguasai seluruh nusantara termasuk Malaysia dan bagian selatan Filipina.
  • Negara kita ini memprodukssi 20% LNG dunia dan menjadikannya pemasok LNG terbesar di dunia. Selain itu Indonesia masuk ranking pertama dunia dalam hal produksi cengkeh dan pala.
  • Sekitar 18% batu karang (coral reef) dunia itu ada di Indonesia.
  • Ada sekitar 150 jenis/spesies ikan hiu di Indonesia.
  • Indonesia memiliki binatang primata terkecil di dunia yang disebut Tarsius pumilus, panjangnya hanya 10 cm, bentuknya seperti kera dan tinggal di pepohonan di pulau Sulawesi. Masih di Sulawesi, terdapat ular yang terpanjang di dunia yaitu Python Reticulates yang panjangnya 10 meter, sedangkan di pulau Sumatra terdapat ikan terkecil di dunia yang disebut Paedocpris progenetica yang panjangnya hanya 7,9 mm.
  • Nama orang di Bali tergantung pada urutan kelahiran. Anak pertama: Wayan atau Ayu, anak kedua: Eka atau Nyoman, ketiga: Made, Gede atau Nengah, anak keempat: Ketut. Setelah itu siklusnya kembali ke permulaan, artinya anak keenam akan diberi nama Wayan.
  • Pada abad XVII Belanda melakukan tukar guling dengan Inggris. Salah satu pulau di Banda yaitu pulau Run yang kaya hasil rempah-rempah yang dikuasai Inggris ditukar dengan wilayah Belanda di Amerika yang disebut New Amsterdam yang oleh Inggris akhirnya diberi nama New York.
  • Pada bulan Desember 1973, seorang tentara Jepang yang berperang melawan Amerika pada Perang Dunia II ditemukan di Maluku Utara. Dia bersembunyi di hutan Maluku itu selama 28 tahun karena tidak mengetahui kalau Perang Dunia II itu sudah berakhir.

Itu adalah beberapa fakta tentang negeri kita yang tidak banyak di antara kita tidak tahu. Sebenarnya masih banyak fakta yang menarik dan harus kita ketahui tentang negeri kita. Sangat naïf kalau kita sebagai bangsa tidak faham tentang diri kita sendiri.

Cara yang efektif untuk mengenalkan semua potensi Indonesia ini ya dari pendidikan. Anak-anak didik kita harus di beri infomasi yang lengkap tentang Indonesia, agar kelak mereka memiliki jiwa kebanggaan terhadap bangsanya.

Pilih BanggaBangga44%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang6%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi28%
Pilih TerpukauTerpukau22%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Yuk Jajal MRT Jakarta Gratis! Sebelummnya

Yuk Jajal MRT Jakarta Gratis!

Asal Usul “Kolam Susu”, Dikenal Lewat Lagu Koes Plus Selanjutnya

Asal Usul “Kolam Susu”, Dikenal Lewat Lagu Koes Plus

0 Komentar

Beri Komentar