"Tanpanya, Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet"

"Tanpanya,  Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet"
info gambar utama

Beberapa hari ini, dunia informasi kita dipenuhi berita mengenai kepergian sang Bapak Teknologi Indonesia, yakni Prof. Dr. Ing. BJ Habibie, yang meninggal beberapa hari lalu di usia 83 tahun. Kepergiannya ternyata membawa kesedihan mendalam bagi ratusan juta orang Indonesia. Tak hanya itu, banyak pemimpin dunia yang mengirimkan ungkapan kesedihan mereka atas perginya presiden ke-3 Indonesia tersebut.

Ada satu yang menarik perhatian. yakni video Xanana Gusmao, pemimpin Timor Leste, mengunjungi Habibie yang lemah terbaring di tempat tidur RSPAD. Video Presiden Timor Leste Xanana Gusmao menjenguk BJ Habibie ini viral di media sosial. Keduanya tampak akrab saat BJ Habibie terbaring di RS. Sekretaris Pribadi Habibie, Rubijanto menceritakan kunjungan Xanana.

Sebuah kiriman dibagikan oleh beritasumbar.com (@beritasumbar) pada

Awalnya Presiden Timor Leste itu Xanana Gusmao mengundang BJ Habibie dalam peringatan referendum 20 tahun Timor Leste. Namun, Habibie tak bisa hadir karena sakit. Xanana sendiri yang pada akhirnya menemui Habibie.

Pertemuan Xanana dan Habibie ini terjadi di RSPAD Gatot Soebroto pada akhir Juli 2019 lalu. Rakyat Timor Leste menganggap BJ Habibie mempunyai jasa besar bagi negara itu. Bagaimana tidak, keputusan Habibie menggelar referendum pada 1999 lalu mengantarkan eks provinsi Timor Timur itu berdaulat sebagai negara merdeka.

s
info gambar

Bagi Xanana, keberanian Habibie tersebut akan menjadi keuntungan untuk masa yang akan datang. Menurutnya untuk mendapatkan sesuatu memang harus ada hal yang mereka korbankan.

"Tanpa keberanian dari Pak Habibie mungkin sekarang saya hanya akan menjadi penjual es batu di Tebet," kata Xanana sambil tertawa, seperti dikutip dari CNNIndonesia.com

Duta Besar Timor Leste untuk Indoneis Alberto XP Carlos sebelumnya juga menyampaikan belasungkawa atas nama negeri.

"Kedutaan Besar Timor Leste, Pemerintah dan Rakyat Timor Leste sangat sedih mendengar berita tentang meninggalnya Bapak Presiden ke-3 RI, BJ Habibie," kata Dubes Carlos melalui pesan singkat pada Jumat (13/9/2019).

(Dari berbagai sumber)

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Akhyari Hananto lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Akhyari Hananto.

Terima kasih telah membaca sampai di sini