Sejarah Hari Ini (4 Maret 1621) - Pemerintahan Kota Batavia Berdiri

Sejarah Hari Ini (4 Maret 1621) - Pemerintahan Kota Batavia Berdiri
info gambar utama

Gubernur Jenderal VOC, Jan Pieterszoon Coen, memimpin pasukannya merebut Jayakarta yang dikuasai Kerajaan Banten. Pada 30 Mei 1619, benteng pertahanan Jayakarta-Banten akhirnya diserbu secara besar-besaran, habis-habisan.

Sukses merebut, VOC kemudian membuat kota yang baru di atas reruntuhan puing Jayakarta.

Pada 4 Maret 1621, petinggi VOC di Belanda memberikan perintah khusus agar kota yang baru diberi nama Batavia. Nama Batavia sendiri diambil dari kata "Batavieren" atau "Batavir" - leluhur orang belanda yang bermukim di Sungai Rhein, Jerman. Semenjak itu pemerintah Stad Batavia (Kota Batavia) pun terbentuk sebagai pusat administrasi Belanda.

Namun, Coen yang memiliki jiwa provinsialisme yang kuat lebih menginginkan kota itu disebut Nieuw Hoorn sebagai suatu peringatan untuk kota kelahirannya sendiri.

Tidak peduli dengan Coen, dewan pimpinan VOC, Heeren Zeventien, tetap kukuh dengan keputusan menggunakan nama Batavia. Pengukuhan nama dilakukan pada 12 Maret tahun yang sama.

Nama Batavia terus bertahan sampai Belanda menguasai sejumlah daerah di nusantara dan membentuk pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Kota itu menjadi ibu kotanya hingga pertengahan abad ke-20.

---

Referensi: Kotapradja Djakarta Raja, "Sedjarah Pemerintahan Kota Djakarta"

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini