Borong 37 Medali, Indonesia Raih Posisi ke-4 Klasemen Asian Youth Para Games 2021

Borong 37 Medali, Indonesia Raih Posisi ke-4 Klasemen Asian Youth Para Games 2021
info gambar utama

Memberikan pencapaian sekaligus kenangan manis untuk menutup tahun 2021, kabar membanggakan datang dari bidang olahraga Indonesia yang berhasil mengukir prestasi besar dalam gelaran Asian Youth Para Games (AYPG) 2021.

Dalam gelaran olahraga yang berlangsung selama lima hari tepatnya mulai tanggal 2-6 Desember 2021 tersebut, Indonesia secara luar biasa berhasil menempatkan diri pada peringkat empat klasemen akhir dengan perolehan total sebanyak 37 medali.

Secara detail, 37 medali yang dimaksud terdiri dari 12 medali emas, 11 medali perak, dan 14 medali perunggu, di mana semuanya berasal dari tujuh cabor yang diikuti oleh kontingen tanah air sehingga tidak ada keikutsertaan cabor yang pulang dengan tangan hampa.

Di lain sisi, tak dimungkiri bahwa peningkatan prestasi tersebut juga dapat terjadi sebagai dampak dari absennya China, yang selama ini memang dikenal sebagai negara yang selalu menduduki peringkat tiga besar klasemen akhir setiap gelaran AYPG.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Sapta Kunta Purnama, dalam keterangan konferensi pers virtual yang berlangsung pada saat gelaran terakhir multi-event tersebut berlangsung.

“Tidak hadirnya China seharusnya membuat kita naik peringkat. Tapi yang perlu digarisbawahi ketika di Dubai (2017) itu empat tahun yang lalu, peta persaingan berubah dan banyak negara yang juga mengalami peningkatan,” jelas Kunta, dalam Antara.

Kiprah Atlet Indonesia Sepanjang Ajang Paralimpiade

Kirim 35 atlet untuk tujuh cabang olahraga

Kontingen Indonesia
info gambar

Bicara mengenai susunan dan tim kontingen, pihak NPC Indonesia menjelaskan bahwa sejak awal sejatinya Indonesia mengirimkan sebanyak 35 atlet untuk mengikuti tujuh dari sembilan cabor yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut.

Adapun tujuh cabor yang dimaksud terdiri dari para atletik, para badminton, para renang, para tenis meja, para taekwondo, para powerlifting, dan boccia. Sementara itu untuk dua cabor yang tidak diikuti adalah goalball dan wheelchair basketball.

Lebih detail, ke-35 atlet berusia di bawah 20 tahun yang dikirim untuk bertanding di gelaran ke-empat AYPG yang berlangsung di Bahrain tersebut terdiri dari:

  • Para atletik: Sholahuddin Al Ayyubi, I Nyoman Mahendra Yasa, Wakhidun, Yunika Anas Tasya, Ryan Arda Diarta, Firza Faturahman Listianto, Muhamad Dimas Ubaidillah, Mila Sapriani.
  • Para badminton: Adinda Nugraheni, tegar Santoso, Muhammad Fajri Ibrahim, Anisa Fitriyani, Warining Rahayu, Hikmat Ramdani
  • Para renang: Tiara Hanum Kembang Joyo, Pria Wibawa, Mutiara Cantik Harsanto, M. Gerry Pahker, Rahmad Tulloh, Tara Athaya Yasykur, Stensen Pradarma Tiar.
  • Para tenis meja: Rifki Mamunudin, Muhammad Dicky Ferdiansyah, Cici Juliani, Siti Fadhillah, Faisatul Iksan, Iman Yuniar, Hilmi Azizi.
  • Boccia: Febriyanti Vani Rahmadhani, Muhammad Bintang Satria, Muhamad Afrizal Syafa.
  • Para powerlifting: Dwiska Afrilia Maharani dan Elsa Dewi Saputri.
  • Para taekwondo: Muhammad Rizki dan Iqbal Fauzi Ramadhan.

Bertolak ke Manama, Bahrain sejak tanggal 26 November lalu, jajaran atlet di atas diketahui bersaing dengan kurang lebih sebanyak 750 atlet difabel asal lebih dari 20 negara partisipan di kawasan Asia.

Sementara itu, diketahui bahwa formasi atlet di atas berasal dari atlet muda terbaik yang selama ini bersekolah dan kesehariannya menjalani latihan rutin di Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI), meski ada juga beberapa yang berlatih di sejumlah provinsi lainnya.

Menilik Semangat dan Persiapan Kontingen Indonesia di Paralimpiade Tokyo

Riwayat prestasi di AYPG dan capaian yang melampaui target

Atlet Indonesia
info gambar

Tak ada yang menyangka, bahwa pencapaian yang berhasil diraih oleh formasi kontingen atlet untuk gelaran AYPG 2021 kali ini secara menakjubkan dapat melampaui target yang dimiliki pihak NPC Indonesia.

Mengutip detikSport, disebutkan bahwa awalnya hanya ada dua misi besar yang ditargetkan dalam ajang ini, yaitu menambah jam terbang para atlet di level Asia, kemudian memenuhi klasifikasi internasional bagi atlet baru.

Namun nyatanya prestasi yang diperoleh justru berhasil melampaui target bahkan mengungguli pencapaian pada saat gelaran AYPG 2017 edisi sebelumnya yang berlangsung di Dubai.

Sedikit kilas balik, Asian Youth Para Games sebagai multi-event olahraga bagi para atlet muda disabilitas di kawasan Asia sendiri sejatinya baru pertama kali terlaksana pada tahun 2009 di Jepang, dan seterusnya berlangsung dalam kurun waktu setiap empat tahun sekali.

Sementara itu Indonesia tercatat baru berpastisipasi dalam gelaran ini pada penyelenggaraan kedua yang berlangsung tahun 2013 di Malaysia, namun sudah berhasil menduduki peringkat ke-11 klasemen dari total 27 negara yang berpartisipasi, dengan perolehan 18 medali yang terdiri dari delapan medali emas, lima perak, dan lima perunggu.

Pada tahun 2017, peringkat tersebut naik dengan Indonesia yang berhasil menduduki peringkat tujuh dari total 30 negara pastisipan lewat perolehan 28 medali yang terdiri dari 16 medali emas, tujuh perak dan lima perunggu.

Di tahun 2021 ini, peringkat tersebut kembali melesat ke posisi empat dari sebanyak 24 negara partisipan, mengikuti jejak Iran, Thailand, dan Jepang yang secara beruntun ada di posisi tiga besar.

Indonesia dalam Paralimpiade, Medali Emas Pertama dari Pesta Olahraga Sebelum Olimpiade

Detail perolehan medali yang diraih

Dua atlet para powerlifting yang berhasil meraih medali emas
info gambar

Menanggapi capaian membanggakan ini, Andar Perdana Widiastono selaku Deputi 1 Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia menyebut, bahwa para atlet muda Indonesia secara tak terduga memang telah memberikan perjuangan yang totalitas dalam mengupayakan prestasi yang diraih.

Salah satunya datang dari cabor para renang yang awalnya hanya ditargetkan meraih satu medali perunggu, namun ternyata sukses memboyong empat medali emas sekaligus.

"Ada beberapa cabor yang jauh melebihi target. Contohnya para renang yang awalnya hanya memasang target satu perunggu, namun ketika perlombaan para renang justru mampu menyumbangkan empat medali emas. Hasil itu membuktikan atlet kita punya potensi besar untuk bersaing di internasional," tutur Andar.

Sementara itu pencapaian tak terduga lainnya juga diraih dari cabor para powerlifting, dari daftar di atas memang diketahui bahwa Indonesia hanya mengirimkan sebanyak dua atlet perempuan untuk cabor tersebut, namun akhirnya secara membanggakan kedua atlet yang dimaksud sama-sama berhasil meraih dua medali emas di masing-masing kelas berbeda.

Lebih detail, berikut detail perolehan medali yang berhasil diraih oleh para atlet Indonesia di Asian Youth Para Games 2021 Bahrain.

Medali Emas

Para atletik

  1. Ryan Arda Diarta - 200 meter T44 putra
  2. Muhamad Dimas Ubaidillah - 400 meter T11 putra
  3. Sholahuddin Al Ayyubi - tolak peluru F41 putra
  4. Firza Faturahman Listianto - 100 meter T46 putra

Para renang

  1. Gerry Pahker - 100 meter gaya dada SB6 putra
  2. Mutiara Cantik Harsanto - 100 meter gaya kupu-kupu S9 putri
  3. Mutiara Cantik Harsanto - 100 meter gaya punggung S9 putri

Boccia

  1. Febriyanti Vani Rahmadhani - BC 2 putri

Para powerlifting

  1. Dwiska Afrilia Maharani - kelas 79 kilogram putri
  2. Elsa Dewi Saputri - kelas +86 kilogram putri

Para badminton

  1. Hikmat Ramdani/Adinda Nugraheni - ganda campuran SL3-SL4/SU5
  2. Hikmat Ramdani - tunggal putri SU5

Medali Perak

Para atletik

  1. Ryan Arda Diarta - 100 meter T44 putra
  2. Muhamad Dimas Ubaidillah - 100 meter T11 putra
  3. Firza Faturahman Listianto - 200 meter T46 putra
  4. Firza Faturahman Listianto - 400 meter T46 putra

Boccia

  1. Bintang Satria Herlangga - BC2 putra
  2. Beregu BC 1/2 campuran

Para taekwondo

  1. Muhammad Rizky - K44-70 kilogram putra

Para renang

  1. Mutiara Cantik Harsanto - 100 meter gaya bebas S9 putri
  2. Mutiara Cantik Harsanto - 50 meter gaya bebas S9 putri
  3. Gerry Pahker - 100 meter gaya bebas SB6 putra

Para badminton

  1. Warining Rahayu - tunggal putri SU5

Medali Perunggu

Para atletik

  1. Ryan Arda Diarta - lompat jauh T44 putra
  2. Yunika Anas Tasya - 200 meter T37 putri
  3. Mila Sapriani - 400 meter T46 putri
  4. Sholahuddin Al Ayyubi - lempar cakram T41 putra
  5. Yunika Anas Tasya - 100 meter T37 putri
  6. Hilmi Azizi - TT9 putra
  7. Rifki Mamunudin - TT8 putra
  8. Cici Juliani - TT10 putri
  9. Beregu Putra TT9

Para renang

  1. Rahmad Tulloh - 100 meter gaya kupu-kupu S10 putra
  2. Gerry Pahker - 50 meter gaya kupu-kupu S6 putra

Boccia

  1. Muhamad Afrizal Syafa - BC1 Male

Para badminton

  1. Anisa Fitriyani - tunggal putri SU5
  2. Adinda Nugraheni - tunggal putri SL4

Lebih lanjut, kedepannya pencapaian ini diharapkan dapat menjadi modal persiapan bagi para atlet muda tersebut untuk ikut terlibat dalam keikutsertaan Indonesia dalam ajang Paralimpiade 2024, dengan pembekalan sekaligus pelatihan di bawah naungan Komite Paralimpiade Nasional.

Klasemen Akhir Perolehan Medali Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia Berhasil Lampaui Target

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Siti Nur Arifa lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Siti Nur Arifa.

Terima kasih telah membaca sampai di sini