Menilik Indeks Kebahagiaan Indonesia 2021, Maluku Utara Jadi Provinsi Paling Bahagia

Menilik Indeks Kebahagiaan Indonesia 2021, Maluku Utara Jadi Provinsi Paling Bahagia
info gambar utama

Salah satu celah dalam indikator ekonomi makro ialah ketidakmampuannya mengukur tingkat kemakmuran (welfare) maupun kesejahteraan (well-being) penduduk secara nyata. Indikator ekonomi makro pada dasarnya mengukur semua nilai tambah yang dihasilkan dari faktor produksi suatu negara dalam waktu 1 tahun tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi kehidupan penduduk yang mengonsumsi hasil produksi tersebut.

Indikator ekonomi makro hanya memberikan perspektif secara parsial dalam mengukur tingkat kesejahteraan penduduk. Beberapa di antara produk yang dihasilkan suatu negara justru memberikan dampak negatif bagi para konsumen seperti rokok, alkohol, ataupun zat adiktif lainnya.

Sehingga dibutuhkan suatu metode spesifik yang mampu mengukur tingkat kemakmuran serta kesejahteraan penduduk dalam suatu negara. Beberapa negara telah berinisiatif untuk mengukur tingkat kesejahteraan penduduknya secara nasional. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Upaya Pemerintah Hilangkan Pekerja Anak, Agar Anak-Anak Indonesia Lebih Bahagia

Pengukuran indeks kebahagiaan di Indonesia

Sejak tahun 2014, Badan Pusat Statistik (BPS) telah mendata tingkat kebahagiaan masyarakat Indonesia secara terukur melalui Survei Tingkat Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) yang diselenggarakan setiap 3 tahun sekali.

Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kebahagiaan memiliki arti kesenangan dan ketentraman hidup lahir dan batin. Kebahagiaan merupakan hasil evaluasi kehidupan yang menggambarkan 2 aspek yakni good life dan meaningful life.

Adapun dimensi dari SPTK sendiri terdiri dari 3 yakni kepuasan hidup (life satisfaction) baik personal maupun sosial, perasaan (affect), dan makna hidup (eudaimonia). Terminologi kebahagiaan sendiri lebih dipilih oleh karena konstruk instrumen survei didasarkan pada kondisi objektif dan tingkat kesejahteraan subjektif.

Hasil SPTK tahun 2021 menunjukkan indeks kebahagiaan yang dimiliki masyarakat Indonesia ialah sebesar 71,49 dari skala 0 hingga 100. Perolehan pada tahun 2021 naik 0,80 dibandingkan hasil survei sebelumnya pada tahun 2017 yang memperoleh indeks sebesar 70,69.

Dimensi kepuasan hidup memperoleh skor indeks tertinggi di antara dimensi lainnya yakni sebesar 75,16. Kemudian dimensi perasaan memperoleh skor indeks sebesar 65,61 dan terakhir dimensi makna hidup memperoleh skor indeks sebesar 73,12.

Dimensi kepuasan hidup kemudian dibagi lagi ke dalam 2 subdimensi yakni kepuasan hidup personal dan kepuasan hidup sosial. Kepuasan hidup personal mencakup 5 indikator yakni pendidikan dan keterampilan, pekerjaan/usaha/kegiatan utama, pendapatan rumah tangga, serta kesehatan dan kondisi fasilitas rumah.

Kepuasan hidup sosial juga mencakup 5 indikator yakni keharmonisan keluarga, ketersediaan waktu luang, hubungan sosial, keadaan lingkungan, dan kondisi keamanan. Kepuasan hidup personal meraih skor indeks nasional sebesar 70,26. Sementara itu kepuasan hidup sosial memperoleh skor indeks nasional yang lebih tinggi yakni sebesar 80,07.

Indeks Kebahagiaan Masyarakat Kota Bandung Naik di Tahun 2017 ini

Penduduk Maluku Utara lebih menghargai kehidupan sosial dan makna hidup

Menilik data indeks kebahagiaan di tiap provinsi, peningkatan indeks kebahagiaan terjadi pada beberapa provinsi walaupun di antaranya ada yang justru mengalami penurunan dibandingkan hasil survei pada tahun 2017.

Tiga provinsi dengan peningkatan indeks kebahagiaan terbesar tahun 2021 diraih oleh Jambi dengan kenaikan sebesar 4,72 poin. Kemudian disusul oleh Sulawesi Barat dengan peningkatan sebesar 3,44 poin. Terakhir Kalimantan Utara memperoleh kenaikan indeks kebahagiaan sebesar 3,00 poin.

Sementara beberapa provinsi yang mengalami penurunan indeks kebahagiaan di antaranya ialah Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan Timur.

indonesia 2021
info gambar

Maluku Utara berhasil mempertahankan rekor sebagai provinsi paling bahagia di Indonesia pada hasil SPTK tahun 2021. Dibandingkan tahun 2017, Maluku Utara mengalami peningkatan indeks kebahagiaan sebesar 0,66 poin.

Posisi ke-2 diraih oleh Provinsi Kalimantan Utara dengan indeks kebahagiaan sebesar 76,33 dan Maluku menempati posisi ke-3 dengan indeks kebahagiaan sebesar 76,28. Sementara Banten berada di posisi terakhir dengan indeks kebahagiaan sebesar 68,08.

M. Sairi Hasbullah selaku Deputi Bidang Satistik Sosial BPS pada tahun 2017 mengungkapkan bahwa variabel yang terkait dengan hubungan sosial dan makna hidup sangat menonjol di Maluku Utara. Penduduk Maluku Utara yakin bahwa diri mereka lebih berharga daripada hal yang lain, sehingga pengukuran tingkat kesejahteraan tidak didasarkan oleh ukuran produk domestik bruto.

Lebih lanjut Sairi menuturkan bahwa meskipun tinggal di daerah terpencil, jika masyarakat merasa hidupnya berharga dan memperoleh dukungan dari komunitas di sekelilingnya, maka masyarakat tersebut akan memiliki indeks kebahagiaan yang tinggi.

Upaya Pemerintah Hilangkan Pekerja Anak, Agar Anak-Anak Indonesia Lebih Bahagia

Tingkat pendidikan linear dengan indeks kebahagiaan

Tingginya indeks kebahagiaan masyarakat turut dipengaruhi oleh jenjang pendidikan terakhir yang diselesaikan. Korelasi antara kedua variabel ini ialah linear yang berarti semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat maka semakin tinggi pula indeks kebahagiaan yang dimiliki.

indonesia 2021
info gambar

Indeks kebahagiaan tertinggi diraih oleh masyarakat yang berhasil menamatkan jenjang pendidikan Strata 2 (S2) dan Strata 3 (S3) dengan indeks sebesar 82,16. Lulusan Diploma IV maupun Strata 1 (S1) berada di posisi ke-2 dengan indeks kebahagiaan sebesar 78,05. Sementara di posisi ke-3 diisi oleh lulusan Diploma I hingga III.

Lulusan S2 dan S3 memiliki indeks kepuasan hidup personal yang lebih tinggi dibandingkan skor indeks kepuasan hidup sosial. Pada posisi di bawahnya justru menunjukkan tren yang berbanding terbalik dengan skor indeks kepuasan hidup sosial lebih tinggi dibandingkan personal.

Manusia dalam kehidupannya selalu tergerak untuk melakukan aktualisasi diri dan memenuhi kebutuhan hidup pada taraf yang lebih tinggi. Kebahagiaan seseorang semakin meningkat seiring dengan semakin tingginya taraf kebutuhan hidup yang dapat dicapai. Hal ini kemudian menjelaskan tren semakin tingginya tingkat pendidikan maka semakin tinggi pula indeks kebahagiaan yang dimiliki.

Seni Hidup Bahagia, Suatu Cara Untuk Mencapai Kehidupan yang Lebih Damai

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Diva Angelia lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Diva Angelia.

Terima kasih telah membaca sampai di sini