Mengenal 5 Istana Kerajaan yang Ada di Kalimantan

Mengenal 5 Istana Kerajaan yang Ada di Kalimantan
info gambar utama

Menurut sejarah, Indonesia dulunya terdiri atas berbagai kerajaan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia, tak terkecual di Pulau Kalimantan.

Berbagai jejak peninggalan dari kerajaan yang pernah berdiri tersebut pun masih ada yang bisa kita lihat sampai sekarang. Mulai dari warisan yang berbentuk tradisi maupun yang berupa peninggalan fisik.

Salah satu hal yang tak bisa lepas dari kerajaan adalah istana, yang mana tempat ini menjadi tempat tinggal sang pemimpin kerajaan dan keluarganya.

Kalau di pulau Jawa, kita sudah mengenal beberapa istana yang ada, mulai dari Keraton Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, maupun Keraton Kasepuhan Cirebon.

Selain di Pulau Jawa, di Kalimantan juga masih ada beberapa peninggalan istana kerajaan yang masih berdiri. Berikut adalah 5 di antaranya :

Menilik Potensi Wisata Rumah Radakng dan Desa Sungai Kupah di Kalimantan Barat

1. Istana Amantubillah Mempawah

Istana Amantubillah Mempawah | indonesiakaya.com
info gambar

Pertama adalah istana peninggalan dari Kerajaan Mempawah yang sempat berjaya di Kalimantan Timur sekitar abad ke-18 Istana ini didirikan pada era Sultan Mempawah ke-3 yaitu Gusti Jamiril.

Nama 'Amantubillah' sendiri punya arti 'aku beriman kepada Allah'. Secara bangunan, istana ini berdiri di atas lahan yang luas dengan dikelilingi oleh rerumputan. Warna dari bangunannya juga cukup unik dengan didominasi oleh nuansa hijau kebiru-biruan.

Saat ini, istana tersebut difungsikan sebagai museum yang berisi peninggalan Kerajaan Mempawah. Bila tertarik mengunjunginya, Anda bisa datang ke Desa Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur.

Menilik Bangunan Cagar Budaya Keraton Tayan di Kalimantan Barat

2. Keraton Ismahayana Landak

Keraton Ismahayana Landak | indonesiakaya.com
info gambar

Pernah mendengar Kerajaan Landak di Kalimantan Barat yang pernah mengalami masa fase pergantian dari Hindu ke Islam? Inilah peninggalan dari kerajaan tersebut. Lokasi dari istana ini berada di Jl. Pangeran Sancanata, Ngabang, Kabupaten Landak.

Sejarah dari pendirian istana ini memang belum diketahui dengan pasti. Secara arsitektur, istana ini mengadopsi gaya khas Melayu dengan cat berwarna hijau kuning serta atap yang merupakan perpaduan limasan dan pelana.

Melansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, keraton ini terdiri atas 3 bagian utama, yaitu Istana Landak (Istana Ilir), Kediaman Neang Raja (Rumah Sultan), serta Kediaman Permaisuri (Istana Ulu).

Misteri Intan Danau Raja dari Negeri Berlian di Barat Kalimantan

3. Keraton Alwatzikhoebillah Sambas

Keraton Alwatzikhoebillah Sambas | kebudayaan.kemdikbud.org
info gambar

Masih dari Kalimantan Barat, istana ini adalah sisa-sisa dari Kerajaan Sambas. Lokasinya ada di dekat pertemuan tiga sungai, yaitu Teberau, Sambas, dan Sambas Kecil.

Sebagaimana tertulis dalam situs kebudayaan.kemdikbud.go.id, bangun pada tahun 1933 oleh Sultan Mulia Ibrahim lalu baru digunakan 2 tahun kemudian pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Syaifi’uddin I.

Keraton ini menerapkan arsitektur rumah panggung yang terdiri atas beberapa bangunan. Sebagai komplek istana, di dalam wilayah keraton juga terdiri atas beberapa bangunan. Termasuk salah satunya adalah dermaga yang menjadi transportasi andalan di masa itu, mengingat keraton ini juga berdiri di dekat sungai.

Sejarah Di Balik Bubur Pedas Kuliner Khas Sambas Kalimantan Barat

4. Istana Al-Mukarramah/Keraton Kerajaan Sintang

Istana Al-Mukarramah | travel.detik.com
info gambar

Istana yang dibangun pada 1839 ini adalah milik dari Kerajaan Sintang. Pendirinya adalah Raja Abdul Bachri Danu Perdana sebagai raja ke-24. Lokasinya ada di Kapuas Kiri Hulu, Kecamatan Sintang.

Istana yang berada di dekat Sungai Kapuas ini terdiri atas 3 bangunan, di mana pada bagian tengah menjadi bangunan utama sementara sisi kiri dan kanannya sebagai bangunan pendukung.

Di dalam istana ini, terdapat beberapa peninggalan kerajaan Sintang yang menjadi saksi bisu peradaban islam di sana. Saat ini, istana ini ditempati oleh keluarga kerajaan sebagai keturunan raja-raja Sintang terdahulu.

Tenun Ikat Sintang, Kerajinan Kalimantan Barat yang Hanya Boleh Dikerjakan Kaum Perempuan

5. Kedaton Kutai Kertanegara

Kedaton Kutai Kertanegara | Istana Kerajaan dan Kesultanan di Indonesia (Flickr)
info gambar

Sekarang kita bergeser ke Kalimantan Timur, yaitu sebuah istana yang berada di pusat kota Tenggarong. Kedaton ini merupakan kepunyaan Kesultanan Kutai yang berdiri sejak tahun 1300-1960. Secara sejarah, kerajaan ini juga mengalami masa transisi Hindu ke Islam seperti Kerajaan Landak dan Sintang.

Lalu, pada tahun 2001, kesultanan ini kembali dihidupkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk pelestarian budaya dan adat.

Mengacu dari buku Ayo Mengenal Istana Kerajaan di Indonesia karangan Intania dan Nindya dari Kemdikbud, Kedaton ini sebenarnya sudah dibuat menjadi bangunan baru dengan konstruksi beton.

Meskipun begitu, bangunan ini dibuat mirip dengan kedaton lama yang dibangun pada masa Sultan Aji Muhammad Alimuddin yang masih terbuat dari kayu ulin. Untuk lokasi kedaton yang lama juga masih berada dalam satu komplek, yang mana sekarang menjadi lokasi dari Museum Mulawarman.

Itu dia beberapa istana kerajaan yang ada di Kalimantan. Selain kelima istana tersebut, masih ada lagi istana-istana lain di Kalimantan, baik itu yang masih berdiri maupun yang hanya sekedar bekas peninggalannya saja. Bila ke Kalimantan, istana-istana tersebut tentunya bisa jadi salah pilihan untuk tujuan wisata.

Museum Mulawarman, Situs Cagar Budaya Bekas Istana Kutai Kartanegara

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MM
SA
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini