Lupa Sandi?
/ Front

Dan Monster Udara itu kini Dikerjakan

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Dan Monster Udara itu kini Dikerjakan

Indonesia dan Korsel sudah mendirikan pusat penelitian untuk studi awal pengembangan KF-X, pesawat tempur siluman yang akan diproduksi bersama antara Indonesia dan Korea Selatan, yang terletak di Daejeon, 160 km selatan Seoul. Sekitar 100 ahli dan peneliti dari Korea dan 30 dari Indonesia akan bekerja di tempat itu.

Ahli-ahli tersebut akan bersama melihat dan mengembangkan design pesawat dan teknologi dasar pesawat siluman tersebut. Proyek ini adalah proyek yang telah lama ditunggu oleh kedua Negara, terutama oleh pihak Korsel. Indonesia sendiri baru secara resmi mengumumkan akan ikut serta 20% dalam pembiayaan pembangunan pesawat tersebut pada 14 July lalu (antaranews.com).




Pembuatan KFX akan melalui 3 tahap, yakni pengembangan teknologi yang akan memakan waktu 2 tahun, rekayasa dan perakitan, sebelum akhirnya diproduksi. Produksi akan mencapai 200 unit, dan Indonesia akan mendapatan 50 unit, cukup untuk membuat 3 skuadron pesawat tempur. Diperkirakan, KFX akan siap pada 2018. Kredit: FlightGlobal.com

Baca Juga
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

Welcome, Vietnam Airlines

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

The Blue of the Birds

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Internationally-connected Medan

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Konser Keajaiban : Sound From the East

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Liverpool to Manado

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas