Bali's Woven Handicraft Exports Worth USD1.6 Million

Bali's Woven Handicraft Exports Worth USD1.6 Million

Bali's Woven Handicraft Exports Worth USD1.6 Million

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kompas reported that during the period of January thru August 2011 only there has been $1.6 million worth of Balinese woven handicraft exports. This figure translate to roughly 1.6 millions of various products that include woven bags, paper towels, ingke (food places), artistic lampshades, and many others. It's been long known that Balinese handicrafts are very popular among international fashion fans. To name one, the main picture above is one of Jimmy Choo's collections of Balinese inspired fashion items, the Bali Woven Hobo, priced around $900 a piece. It's available at Net-A-Porter, a designer brands online shopping website. This should help understand why Balinese handicrafts exports are very strong. The Ata woven crafts were initially produced in Gumung village, Tengangan, Karangasam in the form of sacred traditional objects of the "Megeret prisai Pandan" exhibition which was held in the annual Aci Sambah" ceremony. The woven handicrafts are then developed in the villages of Bungaya, Bebandem, including Seraya which has attracted foreign tourists. Image Source: Net-A-Porter Credit: KOMPAS.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
World Economic Saviors Sebelummnya

World Economic Saviors

Kisah Traveler Mobil Asal Spanyol yang ‘Terdampar’ di Bali Akibat Pandemi Selanjutnya

Kisah Traveler Mobil Asal Spanyol yang ‘Terdampar’ di Bali Akibat Pandemi

Farah Fitriani Faruq
@farah

Farah Fitriani Faruq

http://farahfitriani.wordpress.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.