Lupa Sandi?

Kolaborasi Peneliti Indonesia di University of Cambridge, Inggris

Indah Gilang  Pusparani
Indah Gilang Pusparani
0 Komentar
Kolaborasi Peneliti Indonesia di University of Cambridge, Inggris
Kolaborasi Peneliti Indonesia di University of Cambridge, Inggris
Pemuda Indonesia di luar negeri sangat berpotensi untuk berjuang melalui mata pena. Itulah motivasi yang diyakini oleh teman-teman pelajar dan peneliti muda di Indonesia di Inggris. Pada tanggal 22 Maret lalu, para pelajar Indonesia berkolaborasi dan berbagi hasil penelitian mereka dalam acara Academic Forum and Networking Exchange 2015 di Divinity School, St. John's College, University of Cambridge, Inggris. Dengan tema Building Synergies for Sustainable Development ini, sebanyak 44 delegasi dari Cambridge, London, dan Oxford berkumpul untuk mendiskusikan ide dan hasil riset untuk kemajuan bangsa.  
Academic Forum and Networking Exchange 2015, University of Cambridge, Inggris Academic Forum and Networking Exchange 2015, University of Cambridge, Inggris

Total 12 penelitian dipresentasikan dalam sesi tersebut, mencangkup empat bidang ilmu: Politics, Security, and Governance; Sustainable Trade, Investment, and Leadership; Social Determinants of Wellbeing; dan Science and Technology. Salah satu presenter, Muhammad Firmansyah Kasim, yang sedang menempung studi doktoral di University of Oxford, mendiskusikan proyeknya tentang pengembangan akselerator plasma untuk penelitian fisika partikel. Sementara itu, Vishnu Juwono, PhD candidate dari London School of Economics and Political Science mempresentasikan tentang rivalitas politik dalam hal reformasi pemerintah dan inisiatif anti korupsi pada era Soekarno, sehingga dapat menjadi refleksi untuk pemerintahan saat ini.  
Muhammad Firmansyah Karim mempresentasikan penelitiannya tentang akeselator plasma Muhammad Firmansyah Kasim mempresentasikan penelitiannya tentang akeselator plasma

Setelah sesi presentasi, seluruh peserta berdiskusi untuk mengispirasi para pemuda dalam rangka mendukung pembangunan yang berkesinambungan di Indonesia sesuai dengan bidang ilmu.  Timothy Astandu, PhD candidate Management Studies University of Cambridge dan juga Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Cambridge menyampaikan bahwa dia sangat tersentuh dengan semangat kontribusi dari teman-teman pelajar dan peneliti muda untuk memajukan bangsa Indonesia, meskipun semua berasal dari latar belakang akademik yang berbeda, bahkan semua semakin tergerak untuk berkolaborasi.
Tim Politics, Security, and Governance membahas mengenai menjaga kedaulatan, wilayah, dan keamanan negara Tim Politics, Security, and Governance membahas mengenai menjaga kedaulatan, wilayah, dan keamanan negara dengan sains dan teknologi

Ketika ditanya mengenai rencana ke depannya, "Kami dari PPI Cambridge, PPI London, dan PPI Oxford & OXIS (PPI LOXBRIDGE) sepakat kalau acara ini harus tetap diadakan setiap tahun dan akan digilir antar tiap kota. Kami juga akan membuat database peneliti untuk ketiga kota tersebut dan kota lain, agar para pelajar, organisasi, pemerintah, dan perusahaan swasta bisa berkolaborasi riset dengan para peneliti Indonesia di dalam dan luar negeri." Semoga gerakan ini menjadi inspirasi bagi pemuda Indonesia baik di dalam dan luar negeri yang ingin berjuang di bidang akademik!

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG INDAH GILANG PUSPARANI

Indah graduated from MSc Development Administration and Planning from University College London, United Kingdom in 2015. She finished bachelor degree from International Relations from University of In ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

Artikel Terkait

Jepara dan Afrika Selatan

Farah Fitriani Faruq2 tahun yang lalu

2 emas di Kejuaraan Atletik Asia Tenggara

Farah Fitriani Faruq2 tahun yang lalu

Bersama Amankan KAA 2015

Farah Fitriani Faruq2 tahun yang lalu
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara