Lupa Sandi?
/ Tren

Pencak Silat di Spanyol

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Pencak Silat di Spanyol
Puluhan mahasiswa dan staf pengajar di Universitas Saint Louis Madrid tertarik belajar olahraga tradisional Indonesia pencak silat yang digelar di Sasana Pencak Silat KBRI Madrid. Sasana Pencak Silat KBRI Madrid mengelar acara demonstrasi pencak silat dalam acara "International Party", di Universitas Saint Louis Madrid, demikian Sekretaris III KBRI, Nona Siska Noviyanti, kepada Antara London, Jumat. Ia mengatakan, acara International Party merupakan bentuk dukungan bagi mahasiswa Indonesia di Universitas Saint Louis Madrid dalam mempromosikan Indonesia dan seni beladiri tradisional pencak silat. Demonstrasi pencak silat disaksikan puluhan orang mahasiswa dan staf pengajar. Partisipasi Sasana Pencak Silat KBRI Madrid ini merupakan bentuk dukungan bagi mahasiswa Indonesia di Universitas Saint Louis Madrid dalam mempromosikan Indonesia dan seni beladiri tradisional pencak silat. Pada demonstrasi pencak silat, anggota Sasana Pencak Silat KBRI Madrid yang terdiri atas M.A. Ghaffar Lasiny, Jonathan Petrarico, Hastomi Prama Wijiaji, Yogawira Prada Pasiaji dan Ari Hermawan, menampilkan jurus Harimau Satu, Harimau Dua dan Tarung. Demonstrasi pencak silat berhasil menarik perhatian banyak mahasiswa dan staf pengajar yang menghadiri acara International Party yang diadakan Universitas Saint Louis Madrid setiap tahunnya. Para penonton juga menyampaikan ketertarikannya terhadap Indonesia secara umum dan terhadap seni beladiri pencak silat secara khusus. Selain Indonesia, terdapat perwakilan dari 50 negara lainnya yang berpartisipasi pada acara ini. Sasana Pencak Silat KBRI Madrid diresmikan Oktober tahun lalu oleh Dubes RI Madrid, Yuli Mumpuni Widarso, dihadiri Ketua Federasi Pencak Silat Spanyol, Juan Barrenechea, staf KBRI Madrid, serta warga Indonesia di Spanyol yang tertarik mempelajari pencak silat. Sasana Pencak Silat KBRI Madrid merupakan upaya promosi Indonesia di Spanyol, berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu. Pembukaan sasana Pencak Silat merupakan langkah awal merealisasikan nota kesepahaman (MoU) tentang Kerja Sama Olahraga RI-Spanyol yang ditandatangani Menpora dan Sekretaris Negara Bidang Olahraga, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga merangkap Ketua Dewan Tinggi Olahraga Spanyol, Dr. Miguel Cardenal Carro, di Madrid, Oktober tahun lalu. disadur dari ANTARANEWS

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara