Lupa Sandi?

Kesan Mendalam Tour de Ijen

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Kesan Mendalam Tour de Ijen
Tour de Ijen Banyuwangi 2015 telah berakhir. Kejuaraan balap sepeda internasional ini meninggalkan banyak sekali kesan pada para pembalap asing, salah satunya adalah Peter Pouly. Peter Pouly merupakan pebalap asal prancis yang tergabung dalam Tim SIC Thailand. Ia menjadi juara pertama etape tiga "International Tour de Banyuwangi Ijen" (ITdBI) 2015 dengan catatan waktu 3:46:52. Etape ketiga diselenggarakan hari Jumat tanggal 8 Mei 2015, dengan rute sepanjang 123,5 kilometer, melintas dari Pelabuhan Muncar dan berakhir di Paltuding, Kawah Ijen. kejuaraan ITdBI tentunya sangat berkesan bagi Pouly karena ia pun telah menjadi juara di ITdBI tahun 2014 lalu. akan tetapi, kemenangan Pouly memang dapat diprediksi karena ia dikenal sebagai spesialis tanjakan, yang mana sangat pas dengan jalur etape tiga yang penuh tanjakan. Posisi kedua pada etape ketiga itu direbut oleh Danniel Whitehouse dari Ukyo Jepang dengan waktu 3:48:2,7 disusul Benjami Prades Reverter dari Matrix Powertag Jepang dengan waktu 3:50:12. Sementara pebalap terbaik Indonesia klasemen etape adalah Dadi Suryadi dari Pegasus Continental Cycling Team (PCT) Indonesia dengan waktu 3:50:30 disusul Tonton Susanto dari Timnas Indonesia dengan waktu 3:51:49, dan Bambang Suryadi dari BRCC Banyuwangi dengan waktu 3:51:50. Kemenangan Peter Pouly tahun ini adalah kemenangannya yang kedua di ITdBI, setelah tahun lalu ia pun berhasil menjadi juara. “Ini kompetisi yang sangat menyenangkan, pengamanannya begitu baik, sehingga pembalap merasa aman dan nyaman saat balapan. Begitu juga dengan sambutan masyarakat di tepi jalan. Setiap orang memotivasi kami untuk bisa bertanding hingga digaris finish. Saya sangat gembira bisa berada disini, ini adalah pertandingan yang sangat bagus. Semoga tahun depan saya bisa ikut lagi,” ujarnya. Pouly mengaku kagum dengan persiapan perlombaan sejak tahun lalu. Seluruh jalan di Banyuwangi dianggap mulus dan tidak ada kendala untuk jalannya perlombaan internasional. "Saya akan setiap tahun ikut acara ini. Sangat sempurna untuk penyelenggaraan ajang ini," lanjutnya lagi. saking berkesannya, ia bahkan berencana menamai anaknya Ijen. "Ya istri saya akan melahirkan. Akan saya kasih nama Ijen Pouly," pungkas juara bertahan ini. Event ITdBI 2015 yang secara total menempuh rute 555 km sukses digelar dengan baik. Perhelatan ini memang menuai banyak pujian dari berbagai pihak. Selain Pouly, manager Matrix Power Tag, Japan, Ayumi Kowatari pun ikut menyanjung pihak ITdBI. Menurutnya, pertandingan yang digelar Banyuwangi benar-benar terencana dengan baik. Mulai dari kesiapan panitia, rute serta partisipasi masyarakat yang terlibat di dalam event sangat terorganisir. “Semuanya bagus, kami senang bisa ikut pertandingan ini. Hanya saja udaranya yang terlalu panas terkadang menjadi kendala. Kami berharap tahun berikutnya bisa ikut event ini kembali. Saya sangat suka dengan kompetisi disini,” kata Kowatari. sumber: ANTARA

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie