Kalau soal rasa, kopi tubruk Meulaboh punya rasa yang khas dan berbeda dengan kopi di daerah lain, apalagi cara penyajiannya yang terbilang unik itu. Saat ini, kopi khas Bumi Teuku Umar itu banyak dijual di sejumlah cafe di kawasan Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Walaupun hanya bangunan biasa, sejumlah cafe di sana dipadati pengunjung dari beragam profesi, terutama saat lebaran seperti ini. Bahkan tak jarang banyak pengunjung yang datang tak kebagian tempat. Bagi para pelancong, mencicipi "kupi tebalek" sudah menjadi agenda wajib. "Setiap kali pulang ke Meulaboh, saya selalu sempatin minum kupi tubruk, karena kalau diluar Aceh memang tidak ada kopi seperti ini," ujar Teuku Pondek, mahasiswa Aceh di Jakarta kepada Serambinews.com, saat sedang menikmati kupi tubruk di cafe Jembatan Suak Ribee. Kupi tubruk Meulaboh diracik dalam dua versi, yakni tubruk kopi hitam yang pergelasnya dibandrol Rp 5 ribu, sedangkan tubruk kopi susu yang menjadi favorit, pergelasnya dibandrol Rp 7 ribu. Bagi anda yang mengunjungi Meulaboh, jangan sampai lupa mencicipi kopi unik ini! Aceh.Tribunnews.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu