Tanpa Tenaga Asing, Perusahaan Nasional ini Menjadi Rujukan Dunia

Tanpa Tenaga Asing, Perusahaan Nasional ini Menjadi Rujukan Dunia

Tanpa Tenaga Asing, Perusahaan Nasional ini Menjadi Rujukan Dunia

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Indonesia termasuk salah satu negara pemberi gaji tertinggi kepada para ekspatriat atau pekerja asing di dunia. Begitu hasil survei HSBC tahun 2013 lalu. Disebutkan sekitar 22 persen tenaga kerja asing di Indonesia mendapat gaji 250.000 dollar AS per tahun, atau Rp 3,25 miliar per tahun (kurs Rp 13.000 per dolar AS). Bukan tanpa sebab. perusahaan masih memandang kompetensi dari ekspatriat jauh lebih unggul dari para pekerja lokal. Namun, tak selamanya persepsi itu benar. Coba tengok perusahaan penghasil gas alam cair nasional, Badak NGL di Bontang, Kalimantan Timur. Perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki Pertamina itu justru mampu menjadi rujukan perusahaan gas cair alam (LNG) dunia meski sama sekali tidak ada ekspatriat. "Dengan maintenance cost terendah (dibandingkan perusahaan LNG lain) kita jadi rujukan dalam industri LNG dunia," ujar Senior Manager Corporate Communication Badak NGL Feri Sulistyo Nugroho di Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (30/6/2015). Dia menuturkan, meski saat ini Badak NGL tak lagi mempekerjakan orang asing, namun pada awal beroperasi tahun 1977, para pekerja asing juga dilibatkan. Bahkan, seiring berkembangnya perusahaan, jumlah pekerja asing itu sempat mencapai 300 orang. Namun kondisinya kini berbeda, total karyawan yang jumlahnya sekitar 900 orang tak ada satu pun yang ekspatriat. Saat ini, kehadiran para ekspatriat di area Badak NGL justru bukan untuk bekerja melainkan mengikuti berbagai pelatihan yang disediakan perusahaan. Setelah empat dekade, kini perusahaan yang terletak di Bontang tersebut justru menjadi rujukan berbagai perusahaan LNG dunia lainya. Berbagai program pelatihan bagi para ekspatriat itu antara lain program operator kilang, yakni mendidik operator profesional untuk commissioning & start up, shut down, dan operasi normal kilang LNG. Program Teknisi Maintenance, yaitu mendidik teknisi dalam menangani pekerjaan mengoperasikan peralatan berjalan dan tetap (mechanical stationery and rotating equipment), peralatan elektronik (electrical) dan pengawasan instrumen (instrument control). Selain itu, program safety di area kilang juga ada berupa pelatihan pemadaman kebakaran jika terjadi kecelakaan kilang. Bahkan, Badak NGL juga menyediakan program pendidikan (Badak NGL Academy) gratis bagi masyarakat dengan tujuan menciptakan orang-orang yang ahli dibidang industri LNG global. "Seandainya kami tidak bisa menampung lagi karyawan yang ada, mereka akan laku di mana-mana. Seperti (Perusahaan LNG) Arun misalnya, mantan karyawan di sana sudah menyebar ke mana mana termasuk Qatar Gas, Angola LNG, dan lain-lain," kata Feri. Berbagai pencapaian kinerja anak bangsa itu pun terbilang luar biasa. Pada 2010, Badak LNG mendapat predikat sebagai perusahaan minyak dan gas pertama di dunia yang berhasil mencapai International Sustainability Rating Sistem (ISRS 8) level 8 dari lembaga sertifikasi dunia yaitu Det Norske Veritas (DNV) Norwegia. Berdasarkan hasil benchmarking Phillip Townsend Associates terhadap 14 kilang LNG dunia, Badak NGL meraih predikat tertinggi pada hampir seluruh aspek antara kain safety health environment, reliability, dan maintenance cost terendah. Dengan predikat itu, kata Feri, Badak LNG menjadi tempat terbaik pelatihan personal dan pemeliharaan kilang LNG. Kualitas hasil produksinya pun tak kalah baik, dunia masih mengakui kalau kualitas LNG dari Kilang Badak salah satu yang terjual di dunia. Bahkan, berkait itu, harga LNG kilang Badak menjadi termahal di dunia. KOmpas.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga87%
Pilih SedihSedih1%
Pilih SenangSenang4%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi3%
Pilih TerpukauTerpukau6%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Direnovasi, Sentul Bakal Jadi Salah Satu Sirkuit Terbaik dunia Sebelummnya

Direnovasi, Sentul Bakal Jadi Salah Satu Sirkuit Terbaik dunia

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok Selanjutnya

Guru Besar UGM Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Berhenti Merokok

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.