Sejarah Baru, PLTS Terbesar dari Kupang

Sejarah Baru, PLTS Terbesar dari Kupang

Sejarah Baru, PLTS Terbesar dari Kupang

Presiden Joko Widodo, meresmikan Independent Power Producer Pembangkit Listrik Tenaga Surya (IPP PLTS) berkapasitas 5 Mega Watt peak (MWp) di Desa Oelpah, Kupang-NTT. IPP PLTS merupakan PLTS terbesar dalam sejarah Indonesia, Seperti tertulis dilaman Facebook Page Presiden Joko Widodo (www.facebook.com/presidenID/), proyek ini merupakan kombinasi antara konsep energi dan ramah lingkungan, diakui juga PLTS seperti ini nantinya akan terus dikembangkan terutama di pulau-pulau yang sulit terjangkau oleh pembangkit listrik dari sumber fosil.
1929751_482327041956150_4210330017538416158_n ( Seseorang tengah berfoto di hamparan panel surya, Foto : facebook.com/presidenID )

PLTS dengan total investasi USD 11,2 juta ini dilengkapi dengan sistem PLTS Grid-Connected yang memungkinkan pembangkit tenaga surya ini bekerja secara paralel dan terhubung langsung dengan jaringan listrik utama sehingga tidak menggunakan sistem baterai karena listrik yang dihasilkan langsung dialirkan ke jaringan listrik eksisting pada siang hari. Sistem ini terdiri dari rangkaian panel modul surya, sistem inverter, sistem proteksi elektrik, dan perangkat interkoneksi jaringan. Sementara menurut situs resmi Kantor Staf Presiden (http://ksp.go.id/), dalam dua minggu uji coba PLTS yang mulai dibangun sejak Januari 2015 ini berhasil memasok listrik sebesar 4 MWp, sedangkan di musim hujan seperti sekarang PLTS ini tetap mampu menyalurkan listrik sebesar 27% dari kapasitas normal.*

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau25%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pertama dalam Sejarah, Indonesia akan Ekspor Kapal Perang Sebelummnya

Pertama dalam Sejarah, Indonesia akan Ekspor Kapal Perang

Rimba Baca, Perpustakaan yang ‘Lebat’ Ilmunya Selanjutnya

Rimba Baca, Perpustakaan yang ‘Lebat’ Ilmunya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.