Aplikasi Pencari Kerja Bagi Difabel dari Yogyakarta

Aplikasi Pencari Kerja Bagi Difabel dari Yogyakarta

Ilustrasi © Pemilik Gambar

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Perhatian terhadap para penyandang disbilitas dikalangan anak muda tampaknya semakin meningkat. Setelah sebelumnya terdapat kafe berkonsep Tunarungu yang ada di Pamulang, kini muncul juga sebuah aplikasi ponsel khusus yang ditujukan untuk para penyandang disabilitas. Aplikasi tersebut bernama Kerjabilitas.

Aplikasi yang dibuat oleh Rubby Emir tersebut merupakan aplikasi yang menjadi media penghubung antara pencari kerja dengan perusahaan. Secara konsep, aplikasi ini kurang lebih sama seperti aplikasi pencari kerja lainnya. Perbedaannya hanya terletak pada penggunanya yang ditujukan untuk para penyandang disabilitas sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Secara umum Kerjabilitas menyediakan tiga fitur utama, yaitu Disability Accessible Job Search, Career Networking, dan Career Online Course. Fitur andalan Kerjabilitas adalah Disability Accessible Job Search dan Career Online Course karena keduanya merupakan inti dari layanan ini.

Sebagaimana dirilis TechinAsia, Rubby tidak sendiri, dirinya membangun kerjabilitas beserta enam co-founder lainnya, mereka adalah Tety Sianipar (CTO), Ludmilla Williyanti (CFO), Alfian Firdaus (Programmer), Anisah Puji Astuti (Programmer), Ndaru Patma (Content Developer & Graphic Design), dan Eva Trisnawati (Admin & Social Media Marketing). Mereka berbasis di Jalan Sidikan Yogyakarta.

"Kami mencoba memfasilitasi mereka untuk menjadi pegawai di perusahaan," kata Rubby Emir seperti dikutip dari Republika.co.id, (08/03/2016).

Proses penggunannya cukup mudah, yakni pendaftar cukup melakukan registrasi, dan memilih perusahaan untuk tempat bekerja. Kemudian Kerjabilitas akan mencocokkan permintaan calon pekerja pada pihak perusahaan. Untuk memenuhi kriteria pekerja memang dibutuhkan beberapa persyaratan. Misalnya, pekerja tetap harus mempunyai jenjang pendidikan formal. Namun pihak Kerjabilitas akan meminta sedikit keringanan perihal tersebut. Sebab kemampuan atau pendidikan formal bagi penyandang disabilitas masih belum diperhatikan di Indonesia, karena ini juga Kerjabilitas menyediakan fitur Career Online Course.

Pengguna tidak hanya diberi kemudahan dalam mencari pekerjaan, pengguna seperti Tuna Netra juga diberikan kemudahan melalui fitur penerjemahkan teks ke suara (screen reader) beserta respon balik (talkback) sehingga dapa melakukan navigasi secara mudah. Perangkat akan membantu mengeluarkan suara sesuai dengan yang tampil di layar ponsel.

Kesuksesan aplikasi ini juga telah terbukti, hingga saat ini kurang lebih sebanyak 1500 pendaftar sudah tercatat sebagai member aktif Kerjabilitas.

‎"Sudah ada 20 pendaftar yang diterima bekerja di perusahaan," ujar pria lulusan Universitas Negeri Surabaya tersebut.

Rubby menjelaskan bahwa sekitar 250 perusahaan telah menjadi mitra dalam mempekerjakan para pekerja berkebutuhan khusus. Kerjabilitas berupaya bisa menjadi wadah para pekerja dengan kebutuhan khusus.

Sumber : Republika.co.id; techinasia.com
Sumber Gambar Featured: odr.dc.gov

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Editor:
Redaksi GNFI

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Branding Wonderful Indonesia Menangkan Penghargaan di Perancis Sebelummnya

Branding Wonderful Indonesia Menangkan Penghargaan di Perancis

Sebelum Jadi NKRI, Indonesia Punya 7 Negara Bagian, 7 Presiden, dan 7 Bendera Selanjutnya

Sebelum Jadi NKRI, Indonesia Punya 7 Negara Bagian, 7 Presiden, dan 7 Bendera

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.