Lupa Sandi?

Pesawat Buatan Indonesia Diminati Vietnam

Imama Lavi Insani
Imama Lavi Insani
0 Komentar
 Pesawat Buatan Indonesia Diminati Vietnam

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan bahwa Vietnam berminat membeli pesawat jenis CN-295 yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia. Ini adalah pesawat terbang militer yang bisa dijadikan pesawat terbang komuter sipil terbaru yang ada dalam daftar inventori PT Dirgantara Indonesia.

Pesawat terbang turboprop yang lisensi produksinya dipegang Airbus Military ini bisa dikatakan sekelas dengan A-27 Spartan buatan Alenia, Italia.

"Tadi kami melanjutkan pembicaraan rencana pembelian CN-295," ujar Kalla, setelah bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Vietnam, Trinh Dinh Dung, di sela World Economic Forum on ASEAN 2016, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (2/6).

Namun Kalla tidak menjelaskan secara teknis tentang rencana pembelian pesawat tersebut, termasuk mengenai jumlah unit.

Negara-negara lain yang telah memesan CN-235 di antaranya Korea Selatan dan Brunei Darussalam.

Dalam pertemuan tersebut, Kalla juga menyampaikan pandangan Indonesia yang sama dengan Vietnam dalam sengketa wilayah perairan Laut China Selatan.

Walau pernah beberapa kali terjadi gesekan di laut antara Indonesia dan China di perairan kedaulatan Indonesia di Laut Natuna, Indonesia tidak termasuk negara yang mengklaim wilayah perairan yang disengketakan Vietnam, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan China itu.

Sementara itu, seusai mengikuti WEF on ASEAN di Kuala Lumpur pada 1-2 Juni 2016, Wapres dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla beserta rombongan langsung bertolak menuju Tanah Air.




Sumber : nasional.kontan.co.id 
Sumber Gambar Sampul : http://jakartagreater.com/ 

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih6%
Pilih SenangSenang17%
Pilih Tak PeduliTak Peduli6%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG IMAMA LAVI INSANI

Hidup sederhana yang penting bermanfaat :D

... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas