Lupa Sandi?

Potensi Kopi Indonesia dan Upaya Edukasi Dari Singosari, Malang

Gilang Kurniawan
Gilang Kurniawan
0 Komentar
Potensi Kopi Indonesia dan Upaya Edukasi Dari Singosari, Malang

Sejak dahulu Indonesia sudah mempesona mata dunia dengan keberadaan sumber daya alam yang melimpah ruah dari ujung barat hingga ujung timur, selain itu letak geografis Indonesia yang dilalui garis khatulistiwa membuat kondisi tanah di kepulauan nusantara memiliki karakter subur dan penuh dengan unsur hara. Keunikan yang dimiliki nusantara ini pun tercium oleh asing pada 1596 silam, Belanda menilai kondisi tanah Indonesia sangat cocok untuk budidaya kopi yang hingga kini masih bisa dinikmati, tidak hanya masyarakat Indonesia saja, bangsa lain pun turut mengapresiasi kopi Indonesia karena dinilai memiliki cita rasa yang sangat kaya dan unik.

Banyak yang belum mengetahui kalau Indonesia adalah salah satu negara eksportir kopi terbesar di dunia, hal ini menjadikan Indonesia negara pemasok kopi terbesar ke-4 dunia setelah Columbia, Vietnam, dan Brazil. Indonesia memiliki kurang lebih 900 hektar perkebunan penghasil kopi jenis robusta dan 300 hektar perkebunan jenis arabica, dengan total luas keseluruhan perkebunan kopi ini sekaligus mematenkan Indonesia sebagai negara produsen dan eksportir kopi jenis robusta terbesar di dunia. Minuman yang memiliki kandungan caffeine ini adalah penghasil devisa negara sektor agrikultur terbesar ke-4 setelah kakao, karet, dan minyak sawit. 

Kabar baiknya, meskipun potensi kopi Indonesia belum banyak yang mengetahui, Yanuar Alif berani menyajikan servis yang berbeda di cafe bernama ‘Rahasia Apa’ di Singosari, Malang yang berhasil dikembangkan bersama rekan-rekannya. Selain menghidangkan beraneka macam kopi, Alif, sapaannya, juga mengedukasi bagaimana sejarah perkembangan kopi Indonesia, perkembangannya, hingga cara penyajiaannya.

“Saya mengedukasi dengan cara sharing face to face, saya ingin masyarakat mengetahui potensi kopi Indonesia, saya juga ingin masyarakat bangga dengan kopi Indonesia bukan malah mengagumi potensi dan sumber daya bangsa lain, sebenarnya kopi Indonesia memiliki potensi yang luar biasa,” ujar pemuda kelahiran Malang 1994 silam.

Baca Juga

Penanaman pengetahuan mengenai kopi yang dilakukan Alif bersama jajaran rekan-rekan Rahasia Apa, membuat para pelanggan tidak bisa berhenti menggelengkan kepala karena memang potensi kopi Indonesia sangat luar biasa, namun sayangnya kesadaran mengenai hal tersebut masih minim dan cenderung tidak diketahui oleh banyak orang. Selain mengenai potensi kopi, edukasi yang dicanangkan sebagai ‘servis plus-plus’ sangat bervariasi dan menurut penulis cukup memuaskan karena apa yang dijabarkan sangat runtut dan jelas, mulai dari jenis kopi, cara budidaya, pengolahan, dan banyak lainnya.

Pemuda yang sudah malang melintang di dunia barista dan sempat 2 kali mencicipi podium kompetisi latte art juga menuturkan bahwa kopi Indonesia sangat bertaji di kancah internasional karena Indonesia memeliki beberapa jenis kopi yang termasuk dalam kategori speciality coffee yang sudah melalui uji citarasa dan mendapatkan poin cukup tinggi, sebut saja kopi luwak, kopi toraja, kopi mandhailing, kopi flores, kopi puntang, kopi aceh, dan masih banyak lainnya.

Yanuar Alif mencontohkan latte art
Yanuar Alif mencontohkan latte art

Menurut Alif sumber daya alam Indonesia terutama kopi dan sumber daya manusia di Indonesia tidak seimbang, makin maju dan terkenalnya kopi Indonesia tidak dibarengi dengan pengetahuan masyarakat mengenai hal tersebut.

Bisnis yang sedang dia tekuni ini merupakan wujud dobrakan di antara hingar-bingarnya perkembangan cafe yang kian menjamur di kota Malang. Hal yang patut disayangkan adalah tidak semua peracik kopi menjelaskan dan mengedukasi potensi-potensi apa saja yang terkandung pada kopi, bagaimana jadinya apabila setiap barista yang ada di kota Malang atau bahkan di luar kota Malang mengedukasi seperti apa yang dilakukan Alif, pastinya kesadaran mengenai kopi makin santer terdengar ditengah masyarakat dan juga berimbas pada makin tingginya kesadaran mengenai kopi dan potensinya.

Dia juga menuturkan cita-citanya tentang usaha yang dirintis, selain ingin cafe yang didirikan lebih maju lagi, dia juga bercita-cita proses edukasi yang dijalankan di Rahasia Apa semakin berkembang, tak sekedar mempelajari kopi ala kadarnya, dia juga memimpikan untuk menimba ilmu di luar negeri dan mendapatkan lisensi.

“Saya ingin proses edukasi terus berjalan, saya juga ingin menambah wawasan saya tentang kopi,” imbuhnya.

Upaya pengenalan kopi yang dilakukan Alif bersama rekan-rekan Rahasia Apa jelas merupakan wujud nyata kecintaannya kepada potensi sumber daya alam Indonesia, terutama kopi. Sudah selayaknya sebagai generasi muda kita harus mencintai Indonesia terlebih memberitakan kabar baik kepada kalayak umum mengenai potensi-potensi sumber daya alam Indonesia yang sebenarnya sudah mendunia, bukan malah berpaling kepada apa yang dimiliki bangsa lain. Sumber daya alam Indonesia akan lebih maju dan berharga apabila kita sebagai Indonesia turun tangan langsung mengolahnya, bukan bangsa lain.

Sumber : Berbagai sumber
Sumber Gambar Sampul : http://www.agrofarm.co.id/m/pertanian/2718/ini-11-kopi-indonesia-yang-miliki-iindikasi-geografis/

Menulis Kabar Baik #2
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG GILANG KURNIAWAN

Good thing takes time. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie