Art Summit Indonesia (ASI) adalah festival internasional seni pertunjukan kontemporer yang diselenggarakan setiap 3 tahun sekali. Tahun ini menjadi event ke-8 sejak festival ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 1995.  

Seperti yang dikatakan salah satu penggagas festival ini, Prof. Edi Sedyawati, ASI adalah festival dimana Indonesia mengundang dunia. Art Summit Indonesia adalah ruang pertemuan antara karya-karya Seni Pertunjukan kontemporer dengan publik, sekaligus sebagai pertemuan antar pelaku Seni Pertunjukan dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan serta membangun jaringan kerja yang lebih intensif.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Art Summit Indonesia ke-8 diselenggarakan selama dua tahun (2016-2017). Pembukaan festival ini akan  digelar nanti malam, Senin 15 Agustus 2016 pukul 19.00 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Dalam pembukaan nanti malam, Takao Kawaguchi (Koreografer & Penari asal Jepang) akan menampilkan pertunjukan tunggal “About Kazuo”. Takao Kawaguchi akan meragakan ulang (reenactment) pertunjukan yang diciptakan dan dimainkan oleh salah satu pengawal Butoh, Kazuo Ohno, yang pernah tampil di ASI perdana pada tahun 1995.

Konferensi pers ASI ke-8. foto: artsummitindonesia
Konferensi pers ASI ke-8. foto: artsummitindonesia

Selama dua dekade penyelenggaraan ASI, banyak perubahan telah dan sedang terjadi, baik dalam dunia Seni Pertunjukan maupun dalam ‘dunia’ dalam artinya yang luas. Untuk itu, Dewan Kurator ASI 8 melakukan pembacaan ulang peta Seni Pertunjukan di dunia maupun di Indonesia dan melakukan reposisi. Sehingga ASI 2016-2017 dijadikan sebagai awalan transisi untuk penyelenggaraan festival ke depannya.

Art Summit Indonesia ke-8 lalu dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama, mulai bulan ini hingga akhir tahun 2016 akan digelar berbagai workshop, ceramah publik Seni Pertunjukan internasional untuk mengembangkan banyak ide dari para seniman, dan sedikit pementasan karya. Serial lokakarya dan ceramah publik dilakukan di 8 kota (Jakarta, Yogyakarta, Solo, Bandung, Padang, Padang Panjang, Bali, dan Makassar), diampu oleh para pakar dan pelaku seni pertunjukan dari beberapa Negara.

Bagian kedua akan berlangsung di tahun 2017 sebagai puncak ASI 8, yaitu showcase yang akan menampilkan karya-karya seniman pertunjukan kontemporer dari Indonesia dan berbagai Negara.

Berfokus pada Seni Pertunjukan (Seni Musik, Tari dan Teater) kontemporer, festival ini diharapkan dapat menjadi sarana dalam berbagi pengalaman, perpaduan konsep artistik, serta ide atau gagasan antar pelaku seni di dunia.




Sumber : artsummitindonesia.kemdikbud.go.id
Sumber Gambar Sampul : artsummitindonesia.kemdikbud.go.id

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu