Cari Informasi Properti Makin Mudah Dengan Aplikasi Karya Anak Bangsa Ini

Cari Informasi Properti Makin Mudah Dengan Aplikasi Karya Anak Bangsa Ini

Cari Informasi Properti Makin Mudah Dengan Aplikasi Karya Anak Bangsa Ini

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Maraknya bisnis properti tanah air semakin memacu kreativitas anak bangsa untuk memperluas pasar. Bayangkan jika teknologi dalam genggaman kini berpadu dengan derasnya arus informasi bisnis properti yang masuk. Maka kita akan mendapatkan informasi bisnis properti dalam genggaman yang dapat diakses di manapun kita berada.

"Inovasi untuk memperluas jaringan pemasaran perlu sekali, mengingat jumlah pemasar properti di Indonesia tidak banyak, demikian juga dengan waktu pemasar untuk bertemu klien yang sangat terbatas. Konsumen pun mendapatkan manfaat karena memperoleh informasi aktual mengenai produk properti mutakhir yang diinginkan," ungkap Chief Operating Officer PROJEK, Rosehida Rachmat Dewi, Jumat (19/8/2016).

Rosehida menjelaskan dengan dasar pemikiran tersebut PT Projek Properti Internasional memperkenalkan satu sistem jaringan pemasaran properti berbasis aplikasi smartphone yang diberi nama PROJEK. Menurut dia, brand ini lahir untuk menjawab kebutuhan pasar sebagai jembatan penghubung antara pengembang, tenaga pemasar properti dan masyarakat umum.

"PROJEK merupakan mobile apps berbasis Android dan IOS bidang pemasaran properti yang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang kami hadirkan untuk memberikan sebuah keuntungan bagi kedua belah pihak," papar Rosehida.

Langkah berani PROJEK itu pun mulai menuai prestasi. Salah satunya dengan meraih penghargaan di ajang Indonesia Property&Bank Award 2016 (IPBA-2016) kategori spesial award sebagai “Inovasi Digital Marketing Dalam Industri Properti”.

Rosehida menuturkan, lewat aplikasi ini banyak hal menarik yang dapat didapat semua pihak antara lain mengenai platform informasi dan transaksi antara developer dan agen, berita-berita seputar properti dari media online, training atau seminar properti secara berkala, serta memperoleh jaringan luas di industri properti baik dalam negeri maupun luar negeri.

Sejak dilaunching awal 2016, PROJEK mendapat antusias tinggi dari tenaga pemasar dan pengembang. Rosehida menambahkan, hal itu didukung besarnya angka pemakai internet di Indonesia yang berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), jumlahnya sudah mencapai 73 juta atau sekitar 29 persen dari total populasi Indonesia.

"Menariknya, sekitar 58,4 persen dari jumlah pengguna internet itu adalah kalangan produktif dengan usia 12 hingga 34 tahun," ungkap dia.

Beberapa developer yang saat ini sudah bekerjasama dengan PROJEK antara lain PT Agung Podomoro Land Tbk, PT Sentul City Tbk. dan Group Mitra 10, Pikko Land, Group Ciputra, Group Jababeka, dll. Aplikasi ini telah berhasil mendapatkan kepercayaan menjadiofficial marketing apps untuk properti senilai total Rp 6 triliun, dengan 3.800 member dengan lebih dari 1.000 agen.


Sumber : Liputan6.com
Sumber Gambar Sampul : huffingtopost.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Tidak Cukup 300, Akan Ada 1000 Kampung UKM Digital di Tahun 2017 Sebelummnya

Tidak Cukup 300, Akan Ada 1000 Kampung UKM Digital di Tahun 2017

Dibanderol Sejutaan, Xiaomi Boyong Redmi 9 Ke Indonesia. Vivo X Series Kapan? Selanjutnya

Dibanderol Sejutaan, Xiaomi Boyong Redmi 9 Ke Indonesia. Vivo X Series Kapan?

Renatha Agung Yoga Prasetya
@raysss

Renatha Agung Yoga Prasetya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.