Hari Keagamaan mana yang Paling Berpengaruh ke E-Commerce di Asia Tenggara?

Hari Keagamaan mana yang Paling Berpengaruh ke E-Commerce di Asia Tenggara?

Hari Keagamaan mana yang Paling Berpengaruh ke E-Commerce di Asia Tenggara?

Perayaan keagamaan merupakan momen sangat penting untuk masyarakat di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Hari-hari besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, Tahun baru Imlek, Waisak dan juga Natal, akan selalu menjadi momen untuk masyarakat menghabiskan waktu bersama keluarga.

Salah satu hal yang menjadi aktifitas rutin ketika menghabiskan waktu bersama keluarga, adalah "belanja". Contohnya di Indonesia, hari lebaran atau hari raya identik dengan membeli baju baru atau Natal yang tidak lengkap tanpa bertukaran kado.

Tren belanja di masyarakat Asia Tenggara sudah mulai berubah. Jika sebelumnya semua aktifitas belanja dilakukan dengan cara mendatangi lokasi secara langsung, kini masyarakat sudah mulai melakukan aktifitas belanja online.

Sruvey dari Bain & Company mengenai belanja online di Asia Tenggara menyebutkan bahwa, dari 150 juta konsumen digital, 100 juta sudah melakukan transaksi online. Sisanya 50 juta sudah melakukan riset, namun belum melakukan transaksi.

Salah satu e-commerce di Asia, iPrice, melakukan survey menarik mengenai hari-hari besar keagamaan yang berpengaruh terhadap E-commerce di Asia Tenggara.

Salah satunyahasil riset mereka adalah di Indonesia ketika hari raya idul fitri. Di riset ini terlihat bagaimana pola konsumen di Indonesia ketika melakukan belanja online. Berikut ini survey lengkapnya:

Infografik Ecommerce Asia Tenggara

Sumber :
Sumber Gambar Sampul :iPrice

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Makin Eksis di Timor Leste Sebelummnya

Makin Eksis di Timor Leste

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz Selanjutnya

Reyog Jazz Ponorogo; Kolaborasi Budaya Lokal dengan Musik Jazz

andrew prasatya
@andrewprasatya

andrew prasatya

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.