Lupa Sandi?

Garuda Muda Tunjukkan Kesantunan Indonesia di Piala U-12 Prancis

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Garuda Muda Tunjukkan Kesantunan Indonesia di Piala U-12 Prancis
Tidak hanya sekadar mengejar prestasi, Delegasi Indonesia untuk Final Dunia Danone Nations Cup 2016 juga mengusung nilai-nilai budaya kearifan lokal Indonesia ke Prancis. Skuat Garuda Muda dikabarkan menjadi satu-satunya tim yang mencium tangan wasit sebelum bertanding, Sabtu (15/10/16).

Talenta-talenta muda sepakbola Indonesia untuk ajang Piala Dunia U-12 yang diinisiasi oleh Danone Nations Cup, dengan tajuk Final Dunia Danone Nations Cup tampil berbeda ketika berada di atas lapangan.

Caption (Sumber Gambar)

Selain mengejar prestasi, bibit-bibit muda harapan bangsa itu juga tidak lupa untuk mengharumkan nama bangsa dengan menunjukkan kearifan lokal yang selama ini telah mendarah daging dalam budaya Indonesia.

Seperti diinformasikan akun Twitter salah seorang fans Persija Jakarta, Awaluddin Saptareng, @awalsaptasaja, anak-anak asuh pelatih, Jacksen Faria Tiago menjadi satu-satunya tim yang mencium tangan wasit acap kali akan bertanding.

Baca Juga
 Tim Garuda Muda untuk Danone Nations Cup U-12
Tim Garuda Muda untuk Danone Nations Cup U-12

Berkaca pada visi penyelenggaraan turnamen yang ingin menjadikan ajang ini sebagai wadah bagi anak-anak usia muda untuk semakin mengenal nilai-nilai kebaikan hidup, seperti persahabatan, sportivitas, dan kejujuran.

Sikap dan perilaku yang ditunjukkan oleh skuat Garuda Muda tentunya bisa menjadi teladan bagi para peserta lainnya yang datang dari berbagai penjuru dunia. Dan, tentunya bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tanah Air.


Ahmad Priobudiyono - Sepakbola.indosport.com

Pilih BanggaBangga82%
Pilih SedihSedih2%
Pilih SenangSenang4%
Pilih Tak PeduliTak Peduli4%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi5%
Pilih TerpukauTerpukau4%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata