Lupa Sandi?

Taring Industri Alutsista Indonesia Bukan Lagi Mimpi Belaka, Rudal Canggih ini Jadi Bukti Nyata

Thomas Benmetan
Thomas Benmetan
0 Komentar
Taring Industri Alutsista Indonesia Bukan Lagi Mimpi Belaka,  Rudal Canggih ini Jadi Bukti Nyata

Industri alutsista di Indonesia tidak bisa lagi diremehkan kemampuannya. Potensi dan tekad yang kuat untuk menunjukkan kemandirian dan kesuksesan di kancah teknologi militer mulai menunjukkan taringnya sebagai salah satu yang terhebat di dunia. meski belum dikenal gaungnya terkait produk alutsista, terutama rudal, inovasi – inovasi terkini semakin digalakkan agar kemajuan Indonesia dalam dunia militer semakin terasakan. Bukti dari inovasi tersebut adalah sebuah rudal bernama Petir V-101. Rudal ini dikabarkan memiliki daya jangkau yang cukup panjang dan mampu meledak dengan kekuatan yang sangat besar. Berikut beberapa fakta tentang kehebatan PetirV-101:  

  1. Dibuat oleh anak bangsa

Petir V-101 dikembangkan oleh Ricky Hendrik Egam, Direktur PT Sari Bahari, sebuah Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) nasional yang bergerak dalam bidang produksi alat – alat militer.  Menekuni bisnis alutsista sejak tahun 2005, nama Ricky dikenal banyak orang dalam industri Alutsista baik dalam maupun luar negeri.  Ia telah menangani banyak sekali pasokan permintaan bom untuk pesawat tempur Sukhoi yang diproduksi oleh Rusia. Selain itu, Ricky dan perusahaannya merupakan mitra dari PT Pindad, dan pemerintah sering memesan pasokan bom darinya. Bom – bom dari Ricky dan perusahaannya memang dikenal sangat hebat.

(sumber : jakartagreater.com)
(sumber : jakartagreater.com)

                                                                                                                                

  1. Rudal dengan kecepatan tertinggi di Indonesia

Pada uji coba yang dilakukan, Petir V-101 berhasil mencapai kecepatan 260 kilometer per jam. Rudal – rudal yang lain yang umum dipakai di Indonesia, misalnya C-701 dan C-705 buatan Cina yang kini dikembangkan PT Dirgantara Indonesia hanya memiliki kecepatan jelajah 60 – 80 km dan 135km. sedangkan Exocet MM40 Block 2 yang dimiliki TNI AL hanya berjarak 120km.   Daya jangkau yang sangat luar biasa ini sangat memungkinkan bahwa rudal ini akan menjadi andalan Indonesia dalam memperkuat sistem pertahanannya.

Baca Juga
  1. Rudal dengan spesifikasi tercanggih di Indonesia

Petir V-101 memiliki spesifikasi yang terbilang cukup canggih. Mengadopsi teknologi paling muthakhir untuk penginderaan sasaran, rudal ini juga mengusung multiple 3D point yang lebih maju dari rudal yang menggunakan seeker.  Sebagai rudal permukaan ke permukaan dengan kemampuan balistik, Petir V-101 dirancang untuk bisa diluncurkan dari peluncur darat dan kapal perang. Rudal ini juga mampu melintasi kontur sehingga tidak mudah terbaca oleh radar serta bisa menghindari frekuensi yang berubah – ubah.

Spesifikasi Petir V-101 (sumber : defense.pk)
Spesifikasi Petir V-101 (sumber : defense.pk)

Beberapa produk buatan PT Sari Bahari sudah berstandar NATO hingga bisa dijual di pasar internasional. Meski demikian, produk yang diproduksi oleh perusahaan ini hanya dijual untuk militer Indonesia saja. Seperti halnya produk bom P-100 yang dilirik oleh negara – negara tetangga seperti Malaysia dan lainnya, Petir V-101 juga kebanjiran tawaran. Desainnya yang unik dan spesifikasinya yang canggih membuat peluru kendali ini diminati oleh negara – negara lain.  Hal ini menunjukkan bahwa negeri ini tidak pernah dan tidak akan pernah ketinggalan untuk terus berinovasi dalam berbagai hal, termasuk dalam bidang militer. Dengan demikian, patutlah kita berbangga bahwa kemampuan Indonesia untuk menjadi leading team dalam  pengembangan teknologi militer bukanlah isapan jempol belaka.


Sumber : indomiliter.com, jakartagreater.com, boombastis.com 

Pilih BanggaBangga82%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi8%
Pilih TerpukauTerpukau5%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG THOMAS BENMETAN

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pur ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara