Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang saat ini berganti nama menjadi PT Dirgantara indonesia (PTDI) merupakan salah satu industri pesawat terbang yang terkemuka di indonesia, bahkan di Asia Tenggara. Memproduksi berbagai jenis pesawat terbang yang menjadi langganan berbagai negara, PTDI menjadi salah satu corong kemajuan teknologi bangsa ini. Tidak banyak yang tahu, bahwa perusahaan milik pemerintah ini rupanya memiliki salah satu anak perusahaan di Amerika Serikat. Jika di Indonesia IPTN telah berganti nama menjadi PTDI, perusahaan ini masih tetap menggunakan nama, lama, yaitu IPTN. Berlokasi di Seattle, Amerika Serikat, IPTN North America ini menjadi salah satu perusahaan pesawat terbang yang cukup berjaya di negeri tersebut.

Pendirian IPTN North Amerca berawal dari pembukaan kantor cabang oleh Presiden BJ Habibie setelah mendirikan IPTN Indonesia pada tahun 1976. IPTN North America beroperasi mulai juni 1992 untuk memasukkan produk andalan Indonesia pada saat itu, yaitu pesawat N-250. Awalnya, kantor ini menjalankan lima fungsi yaitu engineering, produksi, bisnis, keuangan dan material. Rencana terbesar dari jalannya anak perusahaan ini adalah memproduksi pesawat N-250, setelah mendapatkan sertifikasi dari Federal Aviation Administration (FAA) yang juga berlokasi di Seattle. Namun, karena beberapa kendala, sertifikasi N-250 dari FAA tidak bisa didapatkan.

Kegagalan mendapatkan sertifikat FAA membuat IPTN North America tidak mendapatkan kucuran dana lagi dari IMF pada tahun 1998, namun IPTN pusat di indonesia tetap ingin mempertahankan keberadaan kantor perwakilan ini. Kantor ini pun tetap beroperasi sebagai pemasar suku cadang pesawat terbang. Networking yang dijalankan selama 10 tahun pertama cukup membuat nama IPTN North America dikenal di industri penerbangan Amerika Serikat.

Sejak tahun 2003, kantor perwakilan ini mulai beroperasi secara mandiri dan masuk ke bisnis trading sebagai pemasok suku cadang pesawat terbang. Tidak hanya menjadi pemasok komponen pesawat terbang untuk PT Dirgantara Indonesia, IPTN North America juga menjadi pemasok bagi perusahaan pembuatan pesawat di negara – negara lain. Pemasarannya pun tidak hanya di Amerika Serikat saja, namun sudah merambah ke berbagai negara seperti Korea Selatan, Pakistan, Abu Dhabi hingga negara – negara di Asia Tenggara. Selain itu, IPTN North America juga berpartner dengan berbagai maskapai penerbangan dan perusahaan – perusahaan besar di indonesia.

Saat ini, IPTN telah memiliki produk baru, yaitu pesawat N-219 yang telah melewati proses uji coba terbang, serta akan mengembangkan pesawat N-245. Sejalan dengan tingginya prospek bisnis komponen pesawat saat ini dan dimasa – masa yang akan datang, IPTN North America terus mengembangkan sayapnya agar bisa melaju pesat dalam industri pesawat terbang, terutama untuk mengembalikan fungsi awalnya sebagai sarana untuk memproduksi pesawat – pesawat buatan Indonesia.


Sumber :VOA IndonesiaAntaranews

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu