Bunyi – Bunyian Unik Menyambut Natal di Nusa Tenggara Timur

Bunyi – Bunyian Unik Menyambut Natal di Nusa Tenggara Timur

Bombardom ©thejakartapost.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Melintas dari Flores hingga Timor, kanak – kanak di Nusa Tenggara Timur memiliki kebiasaan yang sama ketika bulan Desember tiba. Suara dentuman bambu menggema di mana – mana. Di pelosok – pelosok tempat para kanak - kanakl bergembira ria, menikmati permainan yang terbuat dari sebilah bambu besar, minyak tanah dan korek api.

Bagi umat Kristen di Nusa Tenggara Timur, Desember merupakan bulan yang cukup spesial. Aroma natal menguar dimana – mana, dengan segala kemeriahan dan sukacita yang ada. Sebagai daerah dengan mayoritas penduduk merupakan umat Kristen, ada cara tersendiri yang dilakukan dalam menyambut hari raya natal. Pula, berbagai hal unik dilakukan dalam menyambut hari raya ini. Salah satunya adalah cara merayakan natal dengan menggunakan Meriam bambu. Ya, Meriam yang dibuat dari bambu.

Permainan ini dikenal dengan berbagai nama. Di daratan Flores, ia dikenal dengan nama Bombardom. Sementara di Pulau Timor, sebutannya adalah Meriam Bambu. Satu ruas bambu panjang dengan ukuran sebesar paha orang dewasa yang dilubangi di salah satu bagian ujung. Pula ditambahkan lubang kecil di dekat bagian bambu yang tidak berlubang.

Cara memainkannya pun terbilang sederhana. Layaknya meriam yang digunakan untuk perang, bombardom menggunakan minyak tanah dan korek api. Bambu akan dipanaskan terlebih dahulu dengan cara membakar bagian dalam yang sudah diberi minyak tanah lewat lubang kecil, dan setelah bambu tersebut panas maka apinya akan dimatikan dengan cara menaruh sebuah kain di atas lubang kecil tersebut. Bagian yang paling menarik adalah ketika api sudah padam dan bagian dalam bambu masih berasap, sebilah kayu yang sudah dinyalakan akan dimasukkan ke lubang kecil tersebut dan bang!! Dentuman pun terdengar. Kencang dan menggelegar!

Tidak hanya Bombardom, ada pula beberapa permainan lain yang identik dengan penyambutan natal di Nusa Tenggara Timur yaitu Garnat, karbit, Meriam spritus dan jenis bunyi – bunyian yang dari bahan – bahan sederhana dan tradisional disamping Kembang Api dan Petasan yang jauh lebih modern.

Bunyi – bunyian dalam menyambut hari natal memang sudah menjadi tradisi yang mengakar dalam budaya Masyarakat Nusa Tenggara Timur. Terbilang cukup sederhana, namun permainan ini memberikan sensasi tersendiri. Bunyi – bunyian yang ditimbulkan menambah kemeriahan masyarakat dalam menyambut hari raya natal yang memang identik dengan kebahagiaan akan sebuah penyambutan. Bunyi – bunyian yang ada menjadi lambang dan tanda sukacita dari masyarakat.

Boom! Natal telah tiba.



WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih25%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Lagi, Wakil Indonesia Juara Overclock Tingkat Dunia di Tiongkok Sebelummnya

Lagi, Wakil Indonesia Juara Overclock Tingkat Dunia di Tiongkok

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Thomas Benmetan
@thomasbenmetan

Thomas Benmetan

http://benmetan.blogspot.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.