Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Seribu Gardu Pandang Matahari Terbit

Intan Suryaningrum
Intan Suryaningrum
0 Komentar
 Seribu Gardu Pandang Matahari Terbit
Mt Sikendil, Desa Sibajak, Candiroto © instagram.com/yudichris

Berburu spot sunrise bukan hal sulit ketika mengunjungi kawasan Temanggung. Letaknya yang berada di kaki Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro memberikan pemandangan yang tak akan terlupakan. Cukup persiapkan jaket penghangat dan tekad yang kuat untuk bangun lebih awal. Maklum, daerah ini sangat menggoda untuk tetap bergelut dalam selimut, terutama bagi kaum ibu kota yang tak pernah beristirahat cukup dengan ketenangan.

Matahari terbit sejatinya menampakan panorama indah di kawasan Kledung. Semburat jingga keemasan bersama kehangatan yang dipancarkan memecah dinginnya udara. Berbekal lintingan tembakau dengan sajian teh Kledung, inilah secuplik keindahan alam Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah.

Kledung yang terletak di bagian barat Kabupaten Temanggung berbatasan langsung dengan Kabupaten Wonosobo. Akses yang mudah dilewati jalur lintas kota menjadikan Swiss van Java ini sebagai salah satu kawasan destinasi yang wajib dikunjungi. Tempat terbaik untuk menikmati matahari terbit di Kecamatan Kledung meliputi Sedengkeng Pass, Embung, dan Posong.

Sedengkeng Pass, Petarangan, menyuguhkan panorama perbukitan dan pegunungan secara dari ketinggian 1823 mdpl. Selain itu terdapat Embung Kledung yang terletak di lereng Gunung Sindoro. Fungsi utama Embung yang dijadikan mata air irigasi pada musim kemarau, ternyata juga dapat dijadikan tempat untuk menikmati matahari terbit.  Di tepian kolam besar ini sering didirikan camp para pencari matahari terbit. Katanya sih agar tidak terlewat momentnya, tinggal buka tenda langsung semangat mengabadikan moment matahari terbit. Lain ceritanya dengan Posong yang terletak 2000mdpl di Gunung Sindoro. Posong memberikan panorama sunrise dengan enam puncak gunung di Jawa Tengah, yaitu Gunung Sumbing, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Andong, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran. Pastikan cuaca cukup cerah tanpa kabut untuk menikamti panorama ini.

Baca Juga

Sembari menikmati panorama di atas awan, tak lengkap rasanya jika tidak membawa perbekalan untuk menghangatkan diri. Kamu bisa coba membeli teh khas Kledung atau lintingan tembakau khas Temanggung. Jika beruntung, penjaja tembakau untuk dilinting bisa ditemui di sekitaran jalan atau pekarangan rumah warga.

Ini khasnya Temanggung, surga bagi pecinta tembakau. Jangan lewatkan untuk membeli satu paket lintingan yang berisikan tembakau kering, cengkeh, dan kertas linting. Harganya bervariasi bergantung jenis dan banyaknya tembakau, saya membeli hanya Rp 16.000 untuk satu paket yang berisikan satu ons tembakau. Relatif murah bukan?

Terlepas dari Kledung masih banyak spot terbaik untuk menikmati sunrise, naik sedikit ke Utara terdapat Wisata Alam Sewu, Wisata Alam Sindhumoyo, dan Watu Layah Tlogopucang di Kecamatan Ngadirejo. Berbelok sedikit ke arah timur Kabupaten Temanggung, ada gardu pandang di Wana Wisata Stada Desa Cepit Kecamatan Bulu dan Glanpasari Kecamatan Parakan. Spot sunrise lain yang bisa ditemui ada Puncak Tum Hi Ho di Desa Ngoho, daerah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Semarang. Ada juga menara pandang di Gunung Sikendil kawasan Kecamatan Candiroto

Selamat menikmati ponarama matahari terbit dari kabupaten seribu gardu pandang. Tentu saja semua panorama ini sangat instgramable untuk menduniakan Temanggung. So, sebarkan kabar baik ini kalau Indonesia ku keren!

Artikel ini diikutkan dalam Kompetisi Menulis Kabar Baik GNFI #2

Sumber  : Inspired by instagram.com/exploretemanggung

Menulis Kabar Baik #2
Pilih BanggaBangga35%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi9%
Pilih TerpukauTerpukau57%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG INTAN SURYANINGRUM

Hidup terlalu singkat untuk dikenang, simpan itu dalam tulisan. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara