Untuk meningkatkan fasilitas kunjungan wisata ke kawasan Gunung Bromo, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan segera memberlakukan sistem booking (pemesanan) tiket secara online. Penerapan sistem booking online ini akan melengkapi sistem booking online yang sebelumnya sudah dilakukan untuk pendakian Gunung Semeru.

"Nanti tiket bisa booking secara online. Sebenarnya di Semeru sudah online. Tapi belum seluruhnya. Masih ada yang tidak online. Booking online Bromo dan penyempurnaan booking online Semeru," kata John Kenedie, Kepala TNBTS seperti dilansir dari kompas.com.  

Selain itu, sejumlah fasilitas juga akan dibangun untuk menunjang pariwisata di kawasan TNBTS. Beberapa dari fasilitas yang akan dibangun adalah bank toilet di kawasan Bukit Teletubies, koneksi CCTV serta pembangunan Desa Wisata Edelweis. Pembangunan ini diharapkan bisa menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke TNBTS.

(Thomas Benmetan/GNFI)
Gunung Bromo memiliki daya tarik tersendiri yang menjadikannya favorit wisatawan dunia (Thomas Benmetan/GNFI)

Pada tahun 2016, TNBTS mampu mengumpulkan RP 18 Miliar dari kunjungan wisatawan. Dari pencapaian tersebut, target yang ditetapkan untuk tahun 2017 ini adalah pendapatan sebesar RP 20 Miliar. Karena itu, pembangunan beragam fasilitas ini akan sangat berpengaruh terhadap target kunungan wistaawan yang ingin dicapai.

Gunung Bromo sebagai salah satu primadona wisata dunia memang tidak pernah sepi pengunjung. Setiap tahun, kunjungan wisatawan baik itu domestik maupun internasional terus meningkat. Seperti yang dikatakan oleh Nova Elina, Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan TNBTS bahwa meski lautan pasir sempat ditutup ketika erupsi terjadi, kunjungan wisatawan tetap tinggi. Hal itu ditunjukkan dengan data wisatawan yang mengunjungi Gunung Bromo pada tahun 2016 adalah sebanyak 480.000 orang, lebih tinggi dari kunjungan pada tahun 2015 yang berjumlah 470.000 orang.


Sumber : kompas.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu