Mengatasi kebutuhan penambahan kapasitas, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT Telkom) akan luncurkan satelit tambahan pada 14 Februari 2017 di Kourou, French Guianea, Amerika Selatan. Meski diproduksi oleh ahli dari Prancis, satelit yang dinamai Telkom 3S ini merupakan milik Indonesia. “Dengan memiliki sendiri, kita tidak perlu lagi menyewa ke luar negeri,” jelas Direktur Network, IT and Solution PT Telkom Abdus Somad Arief.

Dengan penambahan tersebut Telkom akan memiliki tiga satelit  yang mengorbit, setelah sebelumnya ada Satelit Telkom 1 dan Satelit Telkom 2. Kebutuhan satelit akan terus bertambah, mengingat kondisi persebaran masyarakat di banyak pulau di seluruh negeri. Dengan satelit, kendala pembangunan jaringan seluler dan serat optik di daerah terpencil diharap mampu teratasi.

Satelit Telkom 3S akan menggantikan satelit PT Telkom 3 yang hilang orbit pada 2012 lalu. Dengan teknologi modern berupa low earth orbit (leo) dan medium earth orbit (meo), PT Telkom optimis bahwa Satelit Telkom 3S mampu mencapai orbit yang dituju yaitu slot 118 derajat bujur timur. Satelit yang akan dikontrol dari Stasiun Cibinong Jawa Barat ini, membawa 49 transponder yang terdiri dari 10 KuBand, 24 C Band dan 8 extended C-Band.

 Dari berbagai sumber.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu