Lupa Sandi?

Skeldar V-200, Pesawat Tanpa Awak yang akan Menjaga Perairan Indonesia

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Skeldar V-200, Pesawat Tanpa Awak yang akan Menjaga Perairan Indonesia

Indonesia merupakan pelanggan pertama UMS Skedlar, sebuah perusahaan pembuat perlengkapan militer, keamanan sipil dan maritim yang bermarkas di Swiss. Pada perusahaan ini Indonesia memesan sistem pesawat tak berawak (unmanned aerial vehicle/UAV) bernama Skeldar V-200.

Sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, pesawat ini menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada IHS Jane's 360, diyakini sebagai alat yang tepat untuk memantau keamanan perairan Indonesia. Pembelian ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kerjasama pelatihan kedirgantaraan antara UMS Skedlar dengan pemerintah Indonesia.

Intelijen, pengawasan dan pengintaian, serta pencarian dan penyelamatan orang hilang (SAR) di wilayah sulit adalah bagian yang mampu dilakukan oleh Skedlar V-200. Pesawat ini juga dapat digunakan di banyak medan, seperti lahan basah maupun pasir pantai.

 Dalam situsnya, UMS Skeldar merinci produk Skedlar V-200 tersebut sebagai berikut:

  • Tinggi: 1,3 meter
  • Kecepatan udara maksimum: 140 kilometer per jam
  • Ketinggian maksimum yang dapat dicapai: 3.000 meter
  • Berat maksimum saat lepas landas: 235 kilogram
  • Daya tahan di udara: lebih dari 5 jam, tergantung ukurang tangki bahan bakar.
Pilih BanggaBangga57%
Pilih SedihSedih4%
Pilih SenangSenang16%
Pilih Tak PeduliTak Peduli2%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau16%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas