Lupa Sandi?

Skeldar V-200, Pesawat Tanpa Awak yang akan Menjaga Perairan Indonesia

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Skeldar V-200, Pesawat Tanpa Awak yang akan Menjaga Perairan Indonesia

Indonesia merupakan pelanggan pertama UMS Skedlar, sebuah perusahaan pembuat perlengkapan militer, keamanan sipil dan maritim yang bermarkas di Swiss. Pada perusahaan ini Indonesia memesan sistem pesawat tak berawak (unmanned aerial vehicle/UAV) bernama Skeldar V-200.

Sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, pesawat ini menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada IHS Jane's 360, diyakini sebagai alat yang tepat untuk memantau keamanan perairan Indonesia. Pembelian ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kerjasama pelatihan kedirgantaraan antara UMS Skedlar dengan pemerintah Indonesia.

Intelijen, pengawasan dan pengintaian, serta pencarian dan penyelamatan orang hilang (SAR) di wilayah sulit adalah bagian yang mampu dilakukan oleh Skedlar V-200. Pesawat ini juga dapat digunakan di banyak medan, seperti lahan basah maupun pasir pantai.

 Dalam situsnya, UMS Skeldar merinci produk Skedlar V-200 tersebut sebagai berikut:

Baca Juga
  • Tinggi: 1,3 meter
  • Kecepatan udara maksimum: 140 kilometer per jam
  • Ketinggian maksimum yang dapat dicapai: 3.000 meter
  • Berat maksimum saat lepas landas: 235 kilogram
  • Daya tahan di udara: lebih dari 5 jam, tergantung ukurang tangki bahan bakar.

Pilih BanggaBangga62%
Pilih SedihSedih5%
Pilih SenangSenang13%
Pilih Tak PeduliTak Peduli3%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi3%
Pilih TerpukauTerpukau15%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

MENJADI tim hore pers mahasiswa tingkat jurusan, fakultas dan universitas di Universitas Gadjah Mada. SELAMA 13 tahun jungkir balik pelajari dunia komunikasi sambil bekerja. BENCI losyen dan bulu mata ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata