Lupa Sandi?

Desainer Langganan Piala Oscar Ini Mengaku Terinspirasi Dari Penari Bali

Thomas Benmetan
Thomas Benmetan
0 Komentar
Desainer Langganan Piala Oscar Ini Mengaku Terinspirasi Dari Penari Bali

Keindahan pakaian tradisional Indonesia bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sebelah mata. Ragam rupanya menuang decak kagum berbagai pihak, hingga menjadi inspirasi bagi bagi para desainer internasional untuk menciptakan karya. Colleen Atwood, salah satunya. Desainer yang telah empat kali memenangkan piala Oscar dalam karya – karya yang pernah ia hasilkan ternyata mendapat inspirasi dari desain pakaian tradisional indonesia.

Atwood yang sudah belasan kali masuk nominasi mengakui bahwa ia sangat mengagumi tekstur – tekstur dari baju tradisional indonesia, dan salah satu inspirasi yang ia dapatkan dari penari Bali berhasil ia wujudkan lewat kostum peran Alice dalam film “Alice Through The Looking Glass” yang tayang tahun 2016 silam.

Coleen Atwood dan salah satu karyanya (voaindonesia.com)
Coleen Atwood dan salah satu karyanya (voaindonesia.com)

"Kostum ini disesuaikan dengan cerita dimana Alice sudah kembali dari negeri China. Seluruhnya buatan tangan, saya mulai dengan ide dari desain bunga. Lalu saya tambahkan sedikit elemen seperti topi supaya sesuai dengan gaya Alice," jelas Atwood seperti dilansir dari voaindonesia.com.

"Warna dasar saya ambil dari warna-warna dasar (kain) Indonesia. Untuk ornamen-ornamen dan pernak-pernik kecil saya ambil dari kostum penari Indonesia yang saya punya di rumah," tambahnya.

Baca Juga

Desainer asal Yakima, Washongton ini terkenal dengan karya – karyanya yang menggabungkan imajinasi, tradisi dan adibusana. Karya – karyanya sudah banyak meraih penghargaan dan banyak muncul dalam film – film spektakuler. Sebut saja "The Silence of the Lambs" (1991), "Planet of the Apes" (2001) dan "Mission Impossible III" (2006) maupun serial tv seperti 'Arrow' (2012) dan 'Flash' (2014).

Detail kostum Alice dalam gfilm Alice Through The Looking Glass yang terinspirasi dari penari Bali (voaindonesia.com)
Detail kostum Alice dalam gfilm Alice Through The Looking Glass yang terinspirasi dari penari Bali (voaindonesia.com)

"Saya datang ke Indonesia beberapa tahun lalu untuk proyek 'Black Hat'. Saya beli banyak sekali perhiasan Indonesia. Saya suka sekali bahannya, sangat indah. Perhiasan-perhiasan untuk seremoni (tradisional) juga sangat indah. Lalu saya pergi ke pasar dan saya beli banyak (perhiasan) untuk koleksi saya... saya tidak menyangka koleksi ini menjadi bagian dari inspirasi desain-desain saya sekarang," kata Atwood, dengan menambahkan bahwa ia senang dengan kota Jakarta, pulau Bali dan Lombok.

"Coba lihat, desain ini seperti penari Bali yang saya kombinasikan dengan ide dari Cina, dan saya membuat versi baru. Teman dari bagian efek visual sangat menyukainya".

Atwood juga melihat perkembangan industri film dan televisi Indonesia sangat maju pesat.

Ditanya mengenai tips untuk para desainer Indonesia, Atwood mengatakan: "Kalau Anda orang Indonesia dan ingin menjadi desainer, Anda berada di tambang emas keindahan tekstil (mode) dari negara anda. Seluruh desain tradisional dapat diterjemahkan untuk inspirasi fashion. This is a gift for you."


Sumber : VOA Indonesia 

Pilih BanggaBangga84%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli4%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau8%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG THOMAS BENMETAN

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pur ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara