Lupa Sandi?

Setelah 17 Tahun, Akhirnya Harry Potter Punya "Baju" Asli Indonesia!

Zia Dzulfia
Zia Dzulfia
0 Komentar
Setelah 17 Tahun, Akhirnya Harry Potter Punya

Senin, (20/3/2017) mungkin merupakan hari biasa bagi kebanyakan orang, tetapi tidak bagi Potterhead Indonesia. Pasalnya, hari itu Penerbit Gramedia Pustaka Utama secara resmi merilis buku Harry Potter edisi Indonesia seri pertama dan kedua dengan sampul baru karya ilustrator Indonesia, Nicholas Filbert. Sebagai awalan, edisi ini hanya akan diedarkan di toko buku Gramedia wilayah Jabodetabek saja.

Hal ini tentu saja merupakan hal baru yang patut diapresiasi. Perlu diketahui, sejak pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia tahun 2000 hingga saat ini, sampul Harry Potter selalu mengikuti edisi Amerika Serikat. Mulai dari seri pertama 'Harry Potter dan Batu Bertuah' hingga seri terakhir 'Harry Potter dan Relikui Kematian', sampul buku tersebut masih menggunakan ilustrasi milik Mary Grandpre, seorang ilustrator wanita yang dikenal gemar menggunakan warna-warna pastel dalam setiap karyanya. Tujuh buku Harry Potter edisi Amerika yang diterbitkan oleh Scholastic sendiri, hingga saat ini sudah menggunakan sampul dari dua ilustrator berbeda: Mary Grandpre sejak edisi pertama, lalu Kazu Kibuishi untuk edisi terbaru.

Meski sudah hampir 20 tahun menemani imajinasi para pecinta buku di berbagai belahan dunia, namun rupanya segala hal yang menyangkut karya J.K Rowling ini tetap menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu. Salah satunya ialah Harry Potter seri bergambar karya Jim Kay, seorang ilustrator lulusan University of Westminster, yang dikeluarkan oleh Bloomsbury Press di Britania Raya. Sebagai tambahan, Harry Potter edisi bergambar ini juga telah masuk Indonesia pada Februari 2016 lalu dan mendapatkan respon positif dari para Potterhead Indonesia. Tidak hanya itu, dalam edisi terbaru Britania Raya, sampul Harry Potter juga memiliki tiga ilustrasi berbeda dari masing-masing ilustrator yaitu Jonny Duddle untuk edisi pembaca anak-anak, Andrew Davidson untuk pembaca dewasa, dan terakhir Jim Kay khusus untuk edisi bergambar.

Lewat Nicholas Filbert, Akhirnya 'Harry Potter' Indonesia Punya Sampul Sendiri

Baca Juga

Setelah Februari tahun lalu Potterhead Indonesia disapa dengan hadirnya dua seri Harry Potter edisi ilustrasi, awal tahun ini pun mereka kembali kedatangan angin segar: Harry Potter edisi Indonesia muncul bersama karya anak bangsa, Nicholas Filbert.

Nicholas Filbert, Ilustrator Harry Potter edisi Indonesia
Nicholas Filbert, Ilustrator Harry Potter edisi Indonesia

Dilansir dari wawancara Rappler.com dengan sang ilustrator, pada awalnya ia tidak menyangka akan berhasil mengerjakan proyek impiannya tersebut. Sebelum akhirnya memilih menjadi ilustrator lepas, Nicholas bekerja sebagai ilustrator di sebuah kantor pengembang permainan. Namun karena memiliki keinginan besar untuk mengembangkan gaya ilustrasinya, ia akhirnya memutuskan untuk keluar dari kantor tersebut dan akhirnya berhasil membuat buku merwanai yang diberi judul Fantasia. Buku tersebut pula yang akhirnya membawa ia pada proyek impiannya. Ia langsung mengiyakan ketika editornya mengajak ia mengerjakan ilustrasi sampul seri Harry Potter yang akan diterbitkan kembali.

Proyek pengerjaan ilustrasi ini memakan proses kreatif yang cukup panjang. Pertama Nicholas harus terlebih dahulu mengajukan proposal tentang konsep miliknya ke penerbit pemegang lisensi penerbitan buku Harry Potter di luar negeri. Setelah itu ia membuat rough sketch dan ketika editornya sudah setuju dengan sketsa tersebut, maka lanjut kepada pengerjaan line art. Pembuatan line art sendiri memakan kurang lebih waktu satu minggu karena harus benar-benar detail. Setelah line art selesai, maka proses akhir ialah pewarnaan.

Sampul 'Harry Potter dan Batu Bertuah' karya Nicholas Filbert
Sampul 'Harry Potter dan Batu Bertuah' karya Nicholas Filbert

Satu hal mencolok yang membedakan ilustrasi milik Nicholas dengan ilustrasi edisi Britain dan Amerika adalah detail gambar. Dalam ilustrasi Nicholas, kita akan melihat banyak tokoh, tempat autentik, dan hewan gaib atau fantastic beast yang menjadi titik pusat ilustrasi sampulnya. Dalam sampul 'Harry Potter dan Batu Bertuah', kita akan melihat Hermione, Ron, Snape, Albus Dumbledore dan lain-lain. Bahkan ia juga menyelipkan tempat dan benda-benda autentik lain seperti kereta Hogwarts Express dan arena perlombaan Quiditch.

Berbicara mengenai kesulitannya, Nicholas mengatakan ia mengalami kesulitan ketika mengajukan proposal konsep utamanya yang mengusung Fantastic Beasts. Hal tersebut dikarenakan ide tersebut belum pernah diangkat sebelumnya, sehingga cukup challenging bagi Nicholas. Namun di luar kesulitan tersebut, ia menjalankan proses kreatifnya dengan menyenangkan karena ia sendiri merupakan seorang Potterhead.

"Untuk cover ini saya mengambil salah satu aspek menarik dari dunia Harry Potter yakni Fantastic Beasts. Saya telah menjadi penggemar lama; membaca bukunya, dan menonton semua filmnya. Jadi ketika editor saya menantang saya untuk menggarap proyek ini, saya merasa ini menjadi hal yang menarik sekaligus menakutkan," tulisnya dalam laman Facebook pribadinya.

Nicholas juga mengatakan bahwa setelah dua buku pertama, ia akan mengerjakan ilustrasi untuk buku ketiga sampai ketujuh. Wah, setelah sekian lama 'menetap' di Indonesia, Harry Potter akhirnya punya sampul karya anak bangsa ya. Jadi bagaimana Potterhead Indonesia, sudah siap mengisi rak buku dengan Harry Potter edisi terbaru?


Sumber : berbagai sumber

Pilih BanggaBangga54%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang25%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau17%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ZIA DZULFIA

Sedang hidup dikelilingi karakter fiksi. Paling suka makan pop mie lewat jam 12 malam di kereta saat perjalanan keluar kota. Biasa menulis hal-hal remeh. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata