Lupa Sandi?

Dan Google Pun Rayakan Mudik...

Adriani Zulivan
Adriani Zulivan
0 Komentar
Dan Google Pun Rayakan Mudik...

Lihatlah laman mesin pencari Google hari ini. Arahkan kursor pada gambar, akan muncul tulisan "Musim Mudik 2017".

Mudik memang menjadi agenda tahunan penting bagi masyarakat Indonesia. Semua orang dari muda maupun tua, kaya ataupun miskin, bersatu dalam arena bernama jalur mudik Lebaran. Meski masyarakat negara lain juga melakukan mudik di hari-hari perayaan tertentu, ajang mudik Lebaran di Indonesia tetap menjadi fenomena spesial dikarenakan begitu banyaknya jumlah penduduk muslim di Indonesia.

Begini Google Doodle menjelaskan fenomena tersebut:

Doodle hari ini menandai dimulainya Mudik, sebuah agenda pulang kampung tahunan di Indonesia. Orang-orang yang tinggal di kota manfaatkan hari ini untuk melakukan perjalanan jauh, demi dapat mengunjungi sanak keluarga di kampung halaman.

Baca Juga

Mereka pulang dengan menggunakan moda transportasi apapun, mulai dari sepeda motor, kereta api, mobil dan bus. Pemerintah bahkan menawarkan mudik gratis maupun tiket diskon yang membantu para pengguna sepeda motor untuk menumpang kapal feri dan bus.

Ketika ditinggal mudik, kota-kota besar menjadi kota yang sepi. Ketika ditinggal warganya, penggunaan listrik di Jakarta dapat menurun hingga 70 persen.

Terlepas dari keriuhan lalu lintas yang padat, masyarakat Indonesia bersuka cita menikmati perjalanan mudik. Mereka datang dengan membawa oleh-oleh yang akan dibagikan kepada kerabat.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Google Doodle edisi Mudik 2016. © Google Doodle

Ini bukan pertama kali Google merayakan mudik. Pada Lebaran tahun lalu, Google juga terbitkan gambar serupa. Gambar yang dirilis pada 4 Juli 2016 itu menceritakan kesibukan masyarakat Indonesia yang sedang melakukan perjalanan pulang kampung.

Gambar mudik ini menjangkau mesin pencari Google di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai penutup informasinya, tak lupa Google memberi ucapan selamat mudik dan semoga selamat sampai tujuan.

Pilih BanggaBangga14%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi29%
Pilih TerpukauTerpukau43%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ADRIANI ZULIVAN

A big fan of Indonesian heritage--from culture to nature, tangible to intangible. Reading and writing as hobby, as well as dedicated work. Interested in urban discussion, disability rights, disaster m ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara