Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjadi tuan rumah Pertemuan Tahunan, Workshop Regional & Konferensi Internasional IADI-APRC ke-15. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi pembicara kunci. Hadir pula Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, Chairperson APRC Hiroyuki Obata, serta nama terkait lainnya.

International Association of Deposit Insurers (IADI)-Asia Pacific Regional Committee (APRC) merupakan lembaga penjaminan simpanan di seluruh dunia, yang dibentuk pada 2002. Tujuan IADI adalah untuk meningkatkan efektivitas sistem penjaminan simpanan melalui kerjasama internasional. 83 LPS dari 77 yuridiksi telah bergabung sebagai anggota.

Pertemuan yang berlangsung pada 17-20 Juli 2017 di Yogyakarta ini, mengambil tema "Peningkatan Peran Lembaga Penjamin Simpanan melalui Aktivitas Resolusi". 70 delegasi dari 30 negara serta 300 partisipan akan hadir, jelas Sekretaris LPS Samsu Adi nugroho pada Tempo.co

LPS merupakan lembaga independen yang dibentuk oleh Undang_Undang No 24 Tahun 2004. Lembaga ini berfungsi untuk menjalankan penjaminan simpanan nasabah di bank dan untuk melakukan penanganan terhadap bank gagal. Melindungi nasabah merupakan peran utama LPS.

Dana yang dikelola LPS mencapai Rp 79,3 triliun pada April 2017 ini. Jumlah tersebut meningkat sebesar 8,68 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 73,0 triliun. Selama ini LPS telah menangani klaim 79 bank yang dicabut izin usahanya, dengan jumlah klaim mencapai Rp 1,2 triliun.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu