Apa Hubungan antara Budaya dan Teknologi ?

Apa Hubungan antara Budaya dan Teknologi ?

Lina Handianto Tjokrosaputro (Komisaris Utama Batik Keris-berdiri) tengah menjelaskan ragam produknya di stand Batik Keris pada gelaran Habibie Fest 2017, di Jakarta International (JI) Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Budaya dan teknologi sesungguhnya bukanlah dua hal yang saling terpisah apalagi bertentangan. Apabila dipadukan, keduanya justru dapat menghasilkan suatu karya yang mengagumkan. Seperti ‘Batik Keris’ yang sukses memadukannya, hingga menghasilkan batik berkualitas tinggi dengan beragam motif dan warnanya.

Ditemui di gelaran Habibie Fest 2017, di Jakarta International (JI) Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/8/2017) lalu. Lina Handianto Tjokrosaputro, Komisaris Utama Batik Keris, menuturkan proses transformasi Batik Keris dari masa ke masa. Menurutnya, langkah terbaik untuk melestarikan batik adalah dengan merengkuh perkembangan teknologi, seiring dengan tren yang berkembang di masyarakat.

Dia mengisahkan, pada mulanya, Batik Keris hanya sebuah usaha rumahan (home industry) yang dikerjakan secara manual oleh beberapa orang. Produk yang dihasilkannya pun belum semasif seperti sekarang ini.

Pada 1970-an, seiring dengan peningkatan minat terhadap produk batik dan kerajinan nusantara. Embrio Batik Keris yang berawal dari usaha rumahan. Berubah menjadi perusahaan batik dan kerajinan dengan jaringan distribusi terbesar di Indonesia.

Ragam motif di Batik Keris-Disney yaitu kain batik dengan motif karakter kartun Disney (Solopos.com)
Ragam motif di Batik Keris-Disney yaitu kain batik dengan motif karakter kartun Disney (Solopos.com)

Kini, Batik Keris memiliki 109 gerai yang tersebar di 30 kota di Indonesia, 28 gerai di 16 bandara lokal dan internasional, serta 1 flagship store di Puri Indah Mall, Jakarta. Itu semua, kata Lina, berkat perpaduan antara warisan budaya nusantara dan kemajuan teknologi.

“Dahulu produksi batik masih menggunakan alat-alat tradisional. Tapi sekarang teknologi dan komputerisasi membuat motif dan mode semakin berkembang mengikuti zaman. Produksi pun menjadi lebih efektif-efisien,” jelasnya.

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Disamping memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana produksi. Batik Keris juga memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi guna memasarkan produknya. “Hari ini (red-11/8/2017) kami me-relaunching gerai Batik Keris Online,” ujarnya.

Selain batik, gerai online Batik Keris juga dipersiapkan untuk menjual variasi kerajinan nusantara lainnya. Seperti; item fesyen untuk anak-anak dan dewasa, baik wanita maupun pria. Beragam aksesoris, kain tradisional, hingga kopi khas dari berbagai daerah Indonesia. Semuanya, tegas Lina, bisa didapatkan di www.batikkerisonline.co.id.

“Nantinya pelanggan diseluruh Indonesia, bahkan dunia, bisa mengakses gerai online kami untuk berbelanja produk oleh-oleh khas nusantara dengan kualitas produk terbaik dan jangkauan pengiriman keseluruh dunia,” ungkap Lina.

Lina berharap, dengan berpadunya warisan budaya dan teknologi, akan mendorong masyarakat luas, khususnya anak muda. Untuk semakin mencintai batik dan warisan budaya lainnya, serta turut dalam usaha melestarikannya.


Sumber: GNFI

Pilih BanggaBangga36%
Pilih SedihSedih9%
Pilih SenangSenang9%
Pilih Tak PeduliTak Peduli9%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi9%
Pilih TerpukauTerpukau27%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mari Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dengan 10 Quotes Ir. Soekarno Ini ! Sebelummnya

Mari Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dengan 10 Quotes Ir. Soekarno Ini !

Kuatkan Kompetensi di Era Revolusi Industri, Pemuda Tani Kolaborasi dengan UNDAR Selanjutnya

Kuatkan Kompetensi di Era Revolusi Industri, Pemuda Tani Kolaborasi dengan UNDAR

Pandu Hidayat
@armandu

Pandu Hidayat

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.