Lupa Sandi?

Efek Rumah Kaca : 100 Tahun Indonesia, Demokrasi Kita Harus Lebih Maju

Good News From Indonesia
Good News From Indonesia
0 Komentar
Efek Rumah Kaca : 100 Tahun Indonesia, Demokrasi Kita Harus Lebih Maju

Di tahun 2045, Republik Indonesia akan berusia 100 tahun. Segala harapan disematkan di usia dengan angka yang istimewa itu. Tak terkecuali dengan Efek Rumah Kaca, sekelompok band Indie yang terkenal dengan lagu-lagunya yang kerap memotret fenomena sosial masyarakat di Indonesia. Seperti lagu “Hilang” yang menyuarakan penegakkan keadilan HAM serta lagu “Merdeka” yang mengangkat isu pemerataan pembangunan.

Lewat Cholil sang Vokalis, Efek Rumah Kaca mengungkapkan harapannya ke depan saat usia 100 tahun Indonesia yang lebih maju dengan sistem demokrasi yang sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa.

“2045 ya, 28 tahun lagi. Semoga indonesia bisa lebih bener lah demokrasinya. Demokrasi yang sesuai sama cita-cita para pendiri bangsa”, ungkap Cholil saat ditemui tim GNFI di sela-sela jadwal manggung mereka di kota Surabaya dalam event "Jazz Traffic Festival".

Ia juga berharap demokrasi yang maju tersebut dapat digapai dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Kan banyak negara-negara maju itu sudah melakukan demokrasi ratusan tahun, nah semoga Indonesia bisa lebih baik dari mereka dalam waktu yang lebih singkat dalam menjalankan demokrasi.”, pungkas Cholil.

Lebih lanjut menurut Cholil, mimpi besar 100 tahun Indonesia tersebut bisa tercapai jika semua pihak saling bekerjasama dalam mewujudkannya.

“Gimana caranya, ya semoga semua pihak dapat mempercepat itu. Baik rakyatnya, baik semua organ-organ di pemerintahan, eksekutif, legislatif, yudikatif, terutama masyarakatnya (tadi).”, terang Cholil yang kerap membawa anaknya Angan Senja saat beraksi di atas panggung.

Terakhir, Cholil juga menekankan agar masyarakat lebih aktif dalam mengawal pemerintahan sebagai bagian dari ikhtiar mempercepat proses menuju mimpi besar demokrasi di Indonesia yang lebih maju.

“Masyarakat mau menjaga pemerintahnya dengan melakukan pemantauan terhadap kinerja pemerintah, dengan selalu menuntut hak-hak masyarakat untuk dipenuhi oleh pemerintahnya.”, ungkap Cholil dengan bersemangat.

Selain dikenal dengan lagu-lagunya yang mengangkat fenomena sosial masyarakat, lagu-lagu Efek Rumah Kaca (ERK) juga masuk dalam “150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa versi Majalah Rolling Stone Indonesia”. Prestasi dan idealisme kuat inilah yang membuat banyak media massa di Indonesia hingga kini menyebut mereka sebagai "Indonesian music saver".

Untuk diketahui, "Jazz Traffic Festival" (JTF) adalah sebuah perhelatan akbar musik Jazz di Kota Surabaya, di tahun ini JTF sudah menginjak tahun ke-7 dan berhasil menghadirkan ratusan musisi tanah air dalam lima panggung sekaligus. (*GNFI/AP)

Pilih BanggaBangga33%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang67%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG GOOD NEWS FROM INDONESIA

Akun resmi GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie