28 September adalah Hari Kereta Api Nasional Lho. Mau Tahu Sejarahnya?

28 September adalah Hari Kereta Api Nasional Lho. Mau Tahu Sejarahnya?
info gambar utama

Perkeretaapian nasional saat ini memiliki inovasi-inovasi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Hal tersebut tidak lepas dari perjalanan panjang yang lalu menjadi sejarah perkeretaapian indonesia sampai ditetapkannya hari kereta api nasional. Ya, 28 September ditetapkan menjadi Hari Kereta Api Nasional dan tahun 2017 adalah peringatan ke-72 tahunKereta Api Nasional.

Tahukah kawan bagaimana sejarah perkeretaapian di Indonesia?

Pada 28 September 1945, sekitar sebulan setelah proklamasi, saat itulah para pegawai kereta api Indonesia dapat mengambil alih Balai Besar Kereta Api Bandung dari kuasa kolonial Jepang.

Dari momen itu, maka 28 September ditetapkan sebagai Hari Kereta Api Nasional di Indonesia. Hal ini sekaligus menandai berdirinya Djawatan Kereta Api Indonesia Republik Indonesia (DKARI).

Kereta Api zaman dulu
info gambar

Dilansir dari rilis.id, sejarah kereta api Indonesia berawal ketika pencangkulan pertama jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) di Desa Kemijen oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Mr LAJ Baron Sloet van de Beele pada 17 Juli 1864.Kemudian pada 1876, jalur pertama kereta api Indonesia di Desa Kamijen, Semarang, yang saat ini menjadi Stasiun Gudang Semarang dioperasikan.

Pada masa itu, kereta api yang digunakan masih menggunakan mesin uap pada lokomotif kereta, di mana petugasnya bekerja dengan membakar kayu dan menjaga api tetap menyala.

Ini nih pergantian nama-nama Perkeretaapian Indonesia sampai Menjadi KAI

Dilansir dari news.okezone.com, Pergantian nama mengacu pada perjanjian damai Konfrensi Meja Bundar (KMB) Desember 1949, bahwa harus dilakukan pengambilalihan aset-aset milik pemerintah Hindia Belanda. Pengalihan dalam bentuk penggabungan antara DKARI dan SS/VS menjadi Djawatan Kereta Api (DKA) tahun 1950.

Lalu pada tanggal 25 Mei DKA berganti menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA). Pada tahun tersebut mulai diperkenalkan juga lambang Wahana Daya Pertiwi yang mencerminkan transformasi Perkeretaapian Indonesia sebagai sarana transportasi andalan guna mewujudkan kesejahteraan bangsa tanah air.

PT.KAI selalu menghadirkan inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia
info gambar

Selanjutnya pemerintah mengubah struktur PNKA menjadi Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) tahun 1971. Dalam rangka meningkatkan pelayanan jasa angkutan, PJKA berubah bentuk menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) tahun 1991.

Tahap terakhir, perumka berubah menjadi Perseroan Terbatas, PT. Kereta Api (Persero) tahun 1998. Pada tahun 2011 nama perusahaan PT. Kereta Api (Persero) berubah menjadi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dengan meluncurkan logo baru.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini