Mahasiswa Penerbangan se-Indonesia Ikuti Aero Leadership Camp di Jogja

Mahasiswa Penerbangan se-Indonesia Ikuti Aero Leadership Camp di Jogja

Ilustrasi ©999-logo.blogspot.co.id

Sebanyak 77 mahasiswa dari 11 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti pelatihan Aero Leadership Camp 2017. Acara yang diinisiasi oleh Perkumpulan Mahasiswa Penerbangan Seluruh Indonesia (PN INDO) ini berlangsung selama tiga hari di Lanud Adisutjipto dan ditutup pada Minggu (29/10).

Menurut Tsamara Atsil Fadhila, Sekretaris PN INDO Regional Yogyakarta sekaligus panitia kegiatan, Aero Leadership Camp yang dibuka oleh Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M ini diadakan untuk memberikan bekal bagi para peserta dalam bidang kepemimpinan, khususnya kepemimpinan yang mempunyai perspektif di bidang penerbangan. Beragam kegiatan dikemas mulai dari teori, praktik lapangan, forum diskusi, outbound, fun game, dan kegiatan-kegiatan lain yang mengasah kepemimpinan dan kemampuan kerja tim.

(Aero Leadership Camp 2017/Wijaya Fikri)
(Aero Leadership Camp 2017/Wijaya Fikri)

“Kedirgantaraan merupakan unsur yang penting dalam mencapai tujuan nasional Indonesia. Tantangan dunia penerbangan di Indonesia ke depan sangat kompleks, oleh karena itu pemuda Indonesia khususnya di bidang penerbangan wajib menguasai kepemimpinan” ujar Tsamara, Mahasiswi Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta, dalam rilis yang GNFI terima.

Salah satu narasumber, CEO CSE Aviation sekaligus founder Indonesia Aviation Community (IAC), Ir. Edwin Soedarmo, M.M, MBA dalam pemaparannya mengatakan bahwa tantangan penerbangan di Indonesia kedepan sangat kompleks, oleh karena itu pemuda Indonesia khususnya di bidang penerbangan wajib menjadi problem solver dengan kemampuan leadership yang matang dan tangguh.

”Kalian harus menjadi pemimpin yang tidak mudah menyerah, tegas, bertanggung jawab, mempunyai martabat, serta mempunyai prinsip”, pungkas lelaki yang juga pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Dirgantara Indonesia.

Sementara itu, Saladin Siregar salah satu panitia pusat Aero Leadership Camp 2017 mengungkapkan bahwa lewat kegiatan ini ia berharap para peserta mampu membangun kepercayaan diri untuk mengambil peran, berkontribusi untuk bangsa lewat dunia penerbangan.

“Kegiatan dengan prinsip dari mahasiswa untuk mahasiswa ini sangat bermanfaat. Khususnya bagi mahasiswa penerbangan yang mempunyai latar belakang berbeda dari setiap kampus. Semangat "Terbang Mengangkasa" untuk meningkatkan kualitas bangsa harus terus bangkit lewat kegiatan ini.” Ucap Saladin. (*GNFI/AP)

Pilih BanggaBangga76%
Pilih SedihSedih5%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi10%
Pilih TerpukauTerpukau5%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Ekosistem Digital Asia Tenggara Saling Berinteraksi di Tech In Asia Jakarta 2017 Sebelummnya

Ekosistem Digital Asia Tenggara Saling Berinteraksi di Tech In Asia Jakarta 2017

Namanya Siomay Bentuknya Cilok, Makanan apa itu? Selanjutnya

Namanya Siomay Bentuknya Cilok, Makanan apa itu?

Good News From Indonesia
@gnfi

Good News From Indonesia

https://www.goodnewsfromindonesia.id

Akun resmi GNFI

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.