Hakam dan Islamiyah, Bersepeda Keliling Dunia Membawa Pesan Perdamaian

Hakam dan Islamiyah, Bersepeda Keliling Dunia Membawa Pesan Perdamaian

Hakam dan Istrinya berpose di Atas Sungain Nil dengan Sepeda Mereka (Dokumentasi Pribadi)

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Siapa yang tidak kenal dengan Hakam Mabruri dan Rofingatul Islamiyyah, mereka adalah pasangan pesepeda yang sempat viral di awal tahun 2017 lalu ini dikenal berkat kisah perjalanan mereka dari Indonesia ke Mesir menggunakan sepeda. Pasangan pesepeda ini telah sampai di Mesir bulan Oktober lalu. Mereka telah menempuh perjalanan sejauh 9500 Kilometer dengan waktu tempuh 304 hari dan melewati. Saat ini Hakam dan Istri nya akan menetap di Kairo hingga bulan Januarai 2018 nanti.

Perjalanan yang mereka tempuh sejauh itu bukan berarti tanpa tujuan, hakam dan istri nya memiliki sebuah misi perdamaian dalam perjalanan mereka ini. Misi tersebut mereka namakan dengan "Holy Journey From Indonesia to Egypt, Faith In Peace" yaitu mereka mengampanyekan perdamaian dann toleransi antar beragama serta menolak keras ekstrimisme yang marak belakangan ini.

Untuk Menunjang misi perdamian mereka ini, Hakam sengaja memesan sepeda tandem khusus ke salah satu produsen sepeda tanah air. Sepeda yang dikayuh oleh dua orang ini dibuat menggunakan bahan alumunium yang ringan namun sangat kuat.

"Karena kami memesan nya khusus, maka biaya yang dihabiskan untuk membuat sepeda ini mencapai 15 juta rupiah" Ujar Hakam saat bercerita mengenai sepedanya.

Penulis dan Hakam sempat berbincang dengan pasangan hebat ini saat acara Fun Bike di Kairo.

Penulis sempat berbincang dengan pasangan hebat ini saat acara Fun Bike di Kairo.

Kisah perjalanan mereka juga begitu beragam, mulai dari pengalaman yang menyenangkan saat mereka mendapatkan banyak kemudahan dan bantuan yang diberikan oleh penduduk lokal saat mereka sampai di suatu negara. Bantuan yang diberikan mulai dari Penginapan atau tempat istirahat, makanan, obat-obatan serta berbagai kebutuhan lainnya secara cuma-cuma alias gratis. Kebanyakan dari mereka yang memberikan bantuan ini salut dengan keberanian dan kekuatan tekad pasangan muda ini.

Rintangan dan Hambatan selama Perjalanan

Perjalanan mereka melintasi berbagai negara memang tidak selalu berjalan mulus, terkadang rintangan dan hambatan harus mereka alami. Namun rintangan ini tidak mengendurkan semangat pasutri ini dalam menyebarkan pesan perdamaian yang mereka bawa.

"Saat kami akan memasuki Myanmar, kami dilarang melintasi negara ini. Akhirnya kami mencari rute lain yang bisa kita lewati" kenang Hakam.

inilah sepeda yang digunakan oleh Hakam dan Islamiyyah berkeliling Dunia
inilah sepeda yang digunakan oleh Hakam dan Islamiyyah berkeliling Dunia

lain lagi dengan kisah yang diceritakan oleh Rofingatul Islamiyyah, Istri Hakam saat mereka berada di India. Ketika mereka berkunjung ke negeri Bolywood itu, perlengkapan sepeda mereka sering di curi oleh orang. Barang yang dicuri dari sepeda mereka ialah GPS , jok sepeda dan beberapa barang penting lain nya.

"Semua perlengkapan yang hilang saat di India, terpaksa kami datangkan dari Indonesia agar sepeda kami bisa berfungsi dengan baik" cerita Islamiyyah.

baca juga https://www.kompasiana.com/tareq/59f0506628d54e61b6515b02/hakam-dan-istri-berhasil-sampai-ke-mesir-dengan-sepeda

Fun Bike Bersama Mahasiswa Indonesia

Momen Keberadaan Hakam dan Islamiyah di Mesir tidak disia siakan oleh mahasiswa Indonesia yang berkuliah di negara Pyramida ini. PPMI Mesir, sebuah organisasi perhimpunan mahasiswa Indoensia di Mesir mengadakan acara bersepeda ria yang dinamakan dengan "Fun Bike bersama Hakam" Yang diikuti oleh puluhan mahasiswa Indonesia di Mesir.

Hakam dan rombongan Fun Bike dilepas oleh Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzi.
Hakam dan rombongan Fun Bike dilepas oleh Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzi.

Fun Bike dilaksanakan pada hari Minggu 19 November 2017 lalu, dan lokasi wisata yang akan dikunjungi adalah Pyramida Giza. Mahasiswa dan Pasangan Hakam Islamiyah berkumpul di Lapangan KBRI Kairo. Pada pukul 10 pagi, rombongan fun bike ini dilepas oleh Helmy Fauzi, Duta Besar RI untuk Mesir.

Fun Bike yang berlansung hingga sore ini berakhir di lapangan KBRI Kairo, para mahasiswa terlihat puas bisa bersepeda Bareng Hakam dan Islamiyah. Semangat dan Tekad Hakam dalam menyebarkan misi perdamaian misi ini membuat para mahasiswa termotivasi dan mendoakan agar pasutri ini dimudahkan dalam perjalanan mereka selanjutnya.

Saat ditanya mengenai rencana perjalanan mereka, Hakam berniat menunaikan ibadah umrah bersama istrinya dalam waktu dekat ini. Setelah itu mereka akan mengumumkan rute perjalanan mereka selanjutnya.

Perjalanan Hakam adalah sebuah bukti bahwa dengan tekad yang kuat serta niat yang baik maka dunia akan bisa ditaklukkan, walau hanya menggunakan sepeda sekalipun. Kisah mereka juga akan menaikkan wibawa bangsa Indonesia di kancah Internasional dan membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang cinta perdamaian dan toleransi antar umat beragama.

Terimakasih Hakam dan Islamiyyah!


Sumber: Tareq Albana (Kontributor GNFI)

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga87%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli7%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Bring History to Life Sebelummnya

Bring History to Life

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Tareq Albana
@tareqalbana

Tareq Albana

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.