Nusa Tenggara Barat Gelar Hijab Run 2017

Nusa Tenggara Barat Gelar Hijab Run 2017

Ilustrasi Hijab Run © Daily Mirror

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Di era millenial ini, lari bukan lagi sekadar olahraga. Sebagian orang menyebut lari sebagai olahraga murah, kini justru menjadi sebuah gaya hidup (lifestyle). Faktanya hampir setiap tahun berbagai lomba lari digelar di berbagai belahan dunia dengan berbagai tema. Salah satu yang menarik dan menjadi sorotan pada tahun ini adalah Hijab Run.

Hijab saat ini bukan lagi mengusung stigma sebagai busana Muslimah, salah satu brand olahraga asal Amerika bahkan membuat busana khusus bagi para wanita Muslimah untuk nyaman berlari. Provinsi Nusa Tenggara Barat ikut ambil bagian untuk menyelenggarakan olahraga Hijab Run pertamanya pada tanggal 10 Desember.

Source image : Shutterstock
Source image : Shutterstock

Para peserta akan berlari sejauh tiga kilometer, melewati desa-desa di Kota Tua Ampenan, Mataram.

Titik awal kegiatan ini akan berada di Taman Jangkar, sementara garis finis berada di daerah Pantai Ampenan atau kembali ke Taman Jangkar.

Tidak hanya itu, kegiatan ini sekaligus akan menjadi kegiatan peduli lingkungan dan kebersihan. Tidak hanya berlari, namun peserta akan diminta mengambil sampah yang mereka temukan di jalanan.

Kota Tua Ampenan adalah rumah bagi berbagai suku dan kelompok etnis seperti Sasak, Banjar Arab, dan Cina.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Muhammad Faozal mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan 10.000 peserta untuk acara tersebut dan bertujuan untuk memecahkan Rekor MURI yang saat ini dipegang oleh Padang.

Padang berhasil menarik 7.500 peserta untuk acara yang sama.

"Hijab Run 2017 akan menjadi salah satu ikon untuk wisata olahraga di NTB" kata Faozal.


Sumber: The Jakarta Post

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Titipan Nyanyian Rindu, dari Afghanistan Sebelummnya

Titipan Nyanyian Rindu, dari Afghanistan

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya Selanjutnya

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya

Nurul Arifin
@arale

Nurul Arifin

endblogg.blogspot.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.