Bendungan di Semarang Ini Bakal Bisa Hasilkan Listrik Berkat Panel Surya

Bendungan di Semarang Ini Bakal Bisa Hasilkan Listrik Berkat Panel Surya

Bendungan Jatibarang © brantas.webarc

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Penerapan teknologi energi terbarukan di Indonesia terus dilakukan. Seperti yang sedang dikerjakan di Bendungan Jatibarang, Semarang Jawa Tengah yang memanfaatkan lahan bendungan sebagai lokasi penempatan panel-panel surya. Panel surya ini nantinya akan mampu menghasilkan energi listrik sebesar 300 KwH dan akan digunakan untuk operasional bendungan.

Seperti diberitakan detikFinance (03/01) Meneteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pembangungnan pembangkit listrik tenaga surya tersebut membutuhkan 936 panel surya. Pembangunan yang diserahkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana Ditjen Sumber Daya Air.

"Listrik yang dihasilkan masuk dalam sistem PLN, sehingga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengoperasian bendungan secara mandiri. Pembangunan panel surya ini merupakan proyek percontohan dalam rangka mengoptimalkan aset bendungan. Jadi tidak hanya di tubuh bendungan saja, tapi nanti di badan-badan air bendungan, sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan," ujar Basuki.

Sementara model pembangunan panel surya ini nantinya akan diterapkan ke berbagai bendungan lainnya. Yakni penerapan sumber energi operasional bendungan yang diambil dari panel surya.

Tidak hanya untuk pemberian daya bagi bendungan, pengembangan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata di Semarang. Namun yang akan menjadi tantangan adalah bagaimana menjaga pengoperasian panel surya ketika wilayah sekitar Jatibarang yang memang dihuni oleh hewan-hewan liar.

"Gedung pengelola cukup bersih dan dikelola dengan baik karena memang ini menjadi daerah tujuan wisata di Kota Semarang. Banyak sekali satwa-satwa seperti kera. Hal ini menjadi tantangan dalam perawatan dan pengoperasian panel surya," jelasnya.

Bendungan Jatibarang sendiri memiliki luas genangan 189 hektar dan dimulai sejak Oktober 2009 dan pada 4 Mei 2015. Sementara volume tampungnya mencapai 20,4 juta m3 dan mampu pengurangan risiko banjir di Kota Semarang hingga sebesar 2,7 juta m3. Waduk ini juga menjadi sumber air baku untuk wilayah Kota Semarang Barat sebesar 1.050 liter/detik.

Sedangkan kemampuannya dalam menghasilkan listrik sebesar 1,5 Megawatt. Sehingga mampu menerangi 300.000 jiwa di di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Semarang Barat, Tugu, Ngaliyan.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga52%
Pilih SedihSedih9%
Pilih SenangSenang9%
Pilih Tak PeduliTak Peduli4%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau22%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Semakin Menawan, Investasi Pariwisata di NTB Meningkat 22 Persen Sebelummnya

Semakin Menawan, Investasi Pariwisata di NTB Meningkat 22 Persen

Hobbit dan Mata Menge, ‘’Manusia Purba’’ Flores yang Menyulut Perdebatan Arkeolog Dunia Selanjutnya

Hobbit dan Mata Menge, ‘’Manusia Purba’’ Flores yang Menyulut Perdebatan Arkeolog Dunia

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.