Reputasi sutradara Indonesia di dunia internasional tampaknya mulai meningkat setelah beberapa sutradara asal Indonesia berhasil memukau dunia. Salah satunya adalah sutradara perempuan yang telah berhasil memproduksi di Hollywood, Livi Zheng yang kabarnya akan menyutradarai film kampanye tentang keberhasilan Indonesia menjadi anggota tidak tetap di Dewan Keamanan PBB.

Sebagaimana diberitakan ANTARA (8/1) Livi Zheng merasa bangga karena mampu menyutradarai film ini. "Sebagai warga negara Indonesia, ini adalah sebuah kebanggan dan rasanya sangat luar biasa," ujar perempuan asal Blitar Jawa Timur itu. 

Film tentang keanggotaan Indonesia di Dewan Keamanan PBB tersebut akan berjudul "Indonesia: A True Partner fo World Peace". Film ini akan digunakan untuk kampanye pemerintah Republik Indonesia di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat.

 

Ein Beitrag geteilt von Livi Zheng (@livizheng) am

Pengambilan gambar untuk film ini dilakukan di berbagai tempat seperti New York, Jakarta hingga Sentul, Bogor. Di New York pengambilan gambar akan dilakukan bersama Perwakilan Tetap Indonesia untuk PBB, Dian Triansyah Djani dan tim. Sementara pengambilan gambar di Tanah Air, akan dilakukan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta untuk melibatkan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dan akan menampilkan pula Gedung Pancasila. 

"Yang di Sentul, kami syuting di Pusat Pemeliharaan Misi Perdamaian di Sentul bersama pasukan penjaga perdamaian TNI atau Kontingen Garuda TNI," ujar sutradara film Brush With Danger itu. 

Pengambilan gambar di Sentul, akan melibatkan 850 personel pasukan TNI dari Batalion Mekanis TNI untuk misi perdamaian dan keamanan di Lebanon. Serta juga terdapat 309 Personel Satuan Tugas Koordinasi Militer Sipil dan Satuan tugas Perlindungan dan personel pendukung lain seperti Satuan Tugas Masyarakat Militer, Satuan Tugas Polisi Militer, Satuan Tugas Kesehatan, dan Satuan Pendukung Markas Besar Pasukan. 

Film kampanye ini ditujukan untuk memperlihatkan bagaimana pengalaman dan kekuatan Indonesia dalam upaya menjaga perdamaian dunia sebagai bagian dari Dewan Keamanan PBB. "Jadi kami menggunakan teknik-teknik pengambilan layar lebar untuk menyampaikan sejumlah pesan. Pesan itu di antaranya bahwa Indonesia siap menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB," jelas Livi. 

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu