Sebelum Sri Mulyani, Indonesia Pernah Punya Dua Menteri Terbaik di Dunia

Sebelum Sri Mulyani, Indonesia Pernah Punya Dua Menteri Terbaik di Dunia

©historia.id

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Indonesia masih dalam masa euforia yang luar biasa ketika untuk kesekian kalinya sosok Sri Mulyani menjadi tokoh yang diagungkan dunia lewat karya – karyanya. Betapa tidak, penghargaan sebagai menteri terbaik se-dunia disematkan kepadanya dari World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab. Penghargaan ini diberikan kepada Sri Mulyani atas kinerjanya yang mumpuni, seperti pengurangan angka kemiskinan di Indonesia dalam lima tahun terakhir, pemangkasan ketimpangan pendapatan masyarakat, penciptaan lapanyan kerja, pengurangan utang negara, peningkatan perekonomian secara transparan hingga peningkatan cadangan devisa tertinggi sepanjang sejarah. Tidak heran, banyak yang berbangga atas kerja nyata Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.

Sosok asal Indonesia di jajaran menteri terbaik se-dunia adalah bukan kali pertama. Sebelum Sri Mulyani, tercatat bahwa ada dua tokoh lain yang pernah meraih penghargaan yang sama. Keduanya pun merupakan mantan Menteri Keuangan, yakni Johannes Baptista (JB) Sumarlin dan Mari’e Muhammad.

JB Sumarlin, Menteri Keuangan periode 1988 – 1993 adalah yang pertama kalinya meraih penghargaan Menteri Terbaik di Dunia pada 1989 silam. Dalam sebuah acara bertajuk Annual Meetings of World Bank – IMF ( Pertemuan Tahunan Bank Duia dan Dana Moneter Internasional) di Washington DC, Amerika Serikat pada 25 September 1989, Sumarlin diberikan penghargaan sebagai Finance Minister of the Year. Tidak tanggung – tanggung, penghargaan itu diberikan oleh Majalah ekonomi tersohor waktu itu, Euromoney.

Johannes Baptista Sumarlin (wikipedia)
Johannes Baptista Sumarlin (wikipedia)

Sumarlin menerima penghargaan tersebut langsung dari tangan pendiri Euromoney, Sir Patrick Sergeant. Saat itu, Sumarlin dianggap sebagai sosok yang berperan besar dalam meracok perombakan perekonomian Indonesia. Sumarlin berperan dalam pengubahan ketergantungan pada sector minyak dan gas menjadi diversifikasi ekonomi non migas. Selain itu, ia juga melakukan perombakan dengan membalik orientasi substitusi impor ke orientasi eksor. Hal itu dinyatakan sebagai beberapa yang membantu peningkatan ekonomi nasional pada zaman tersebut.

Menyusul JB Sumarlin, sosok Mari’e Muhammad yang merupakan Menteri Keuangan periode 1993 – 1998 meraih penghargaan sebagai Menteri Keuangan terbaik di dunia pada Mei 1995 oleh Asiamoney, sebuah majalah ekonomi terkemuka yang berpusat di Hongkong. Menteri Keuangan dalam Kabinet Pembangunan VI ini memiliki julukan “Mr.Clean.” Julukan ini diberikan oleh publik karena sosoknya yang jujur, lurus, berani dan tidak bisa disuap.

Mari'e Muhammad (detiknews.com)
Mari'e Muhammad (detiknews.com)

Pemberian gelar sebagai Finance Minister of the Year juga bukan tanpa alasan. Mari’e dianggap sebagai tokoh yang sukses dalam menangani skandal Bapindo (Bank Perkreditan Indonesia) senilai 1,3 triliun pada 1994 silam. dalam skandal megakredit tersebut, Mari’e mampu membawa permasalahan tersebut ke meja hijau dan berhasil sempat petinggi bapindo dan pengusaha Eddy Tansil. Selain itu, sepanjang perjalanan karirnya Mari’e dikenal sebagai sosok yang bersih, tegas dan tidak main – main dalam upaya pembersihan dan pemberantasan korupsi di institusi. Mari’e dikenal selalu berupaya keras untuk memberantas korupsi di lingkungan kemenkeu.


Sumber: historia.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga71%
Pilih SedihSedih1%
Pilih SenangSenang6%
Pilih Tak PeduliTak Peduli2%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau13%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Fintech di Indonesia: Perlu Adanya Perlindungan Masyarakat Sebelummnya

Fintech di Indonesia: Perlu Adanya Perlindungan Masyarakat

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia Selanjutnya

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia

Thomas Benmetan
@thomasbenmetan

Thomas Benmetan

http://benmetan.blogspot.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.