Pertahankan Gelar di All England, Ganda Putra Indonesia Raih Rekor Dunia

Pertahankan Gelar di All England, Ganda Putra Indonesia Raih Rekor Dunia

Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon ©badmintonindonesia.org

Kabar baik datang dari Birmingham, Inggris dalam turnamen bulutangkis All England 2018. Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon sukses mempertahankan gelar juara setelah berhasil menundukkan lawan dari Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dalam dua babak permainan. Kemenangan di All England adalah yang kedua kalinya diraih oleh Kevin/Marcus, setelah tahun lalu mereka berhasil menang dengan menundukkan pasangan China, Li Junhui/Liu Yuchen.

Kevin/Marcus yang saat ini berada di posisi ganda nomor satu dunia ini memberikan kemenangan yang sangat spesial bagi Indonesia. Betapa tidak, mereka adalah satu – satunya wakil Indonesia yang berhasil mencapai babak final di turnamen bergengsi ini. Beban besar sebagai juara tahun lalu dan satu – satunya wakil di babak final berhasil dieksekusi secara luar biasa dan menghasilkan kemenangan yang membanggakan bagi Indonesia.

Kevin/Marcus di podium juara All England bersama pasangan Denmark yang berhasil mereka taklukkan (instagram.com/bulutangkisri)
Kevin/Marcus di podium juara All England bersama pasangan Denmark yang berhasil mereka taklukkan (instagram.com/bulutangkisri)

Dalam pertarungan yang berlangsung pada Minggu malam, 18 Maret hingga Senin, 19 Maret dini hari tersebut, Kevin/Marcus bertarung cukup sengit melawan ganda Denmark yang merupakan peringkat dua dunia tersebut. kejar – kejaran poin dan serangan – serangan mematikan kerap mewarnai pertandingan, yang kemudian berhasil diungguli oleh Minions, julukan Kevin/Marcus dengan skor 21 – 18 dan 21 17.

Belum pernah terkalahkan

Kemenangan Kevin/Marcus di ajang All England adalah yang ketiga kalinya di tahun 2018. Sepanjang tahun ini, mereka berhasil menjuarai Indonesia Masters dan India Open beberapa waktu lalu. Mereka sama sekali belum terkalahkan sepanjang tahun 2018.

Tidak hanya itu, kemenangan ini juga menjadi kemenangan ke-enam yang mereka raih berturut – turut sejak tahun 2017 hingga 2018. Di tahun 2017, Minions berhasil meraih tujuh tropi dari 9 turnamen yang mereka ikuti yang berhasil mengganjar mereka sebagai pemain ganda putra terbaik di dunia hingga saat ini.

Kevin/Marcus bersama sang pelatih, Herry IP ( instagram.com/badmintalk_com)
Kevin/Marcus bersama sang pelatih, Herry IP ( twitter.com/badmintonTalk)

Pula dengan kemenangan beruntun ini, Kevin/Marcus berhasil mengulangi sukses yang pernah dicetak oleh senior mereka. Kemenangan back to back di sektor ganda putra dalam turnamen All England juga pernah diraih oleh pasangan Christian Hadinata/Ade Cahndra, Tjun Tjun/Johan Wahyudi dan Ricky Subagja/Rexy Mainaky. Kemenangan ini semakin menggemilangkan jayanya Indonesia di turnamen All England. Sejak tahun 1959 berpartisipasi dalam gelaran bergengsi ini, Indonesia telah berhasil membawa pulang 46 gelar, dengan sumbangan terbesar berasal dari sektor ganda putra yakni 20 gelar.

Pecahkan Rekor Dunia

Salah satu hal membanggakan juga turut menyertai kemenangan sempurna dari Minions di ajang All England 2018. Dalam skala perolehan poin yang dicatat oleh Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), keduanya menjadi pasangan ganda putra pertama dalam sejarah BWF yang berhasil melewati akumulasi rank point 100.000. Mengalahkan Boe/Mogensen, Minions mengamankan akumulasi poin sebesar 100.989, memecahkan rekor mereka sebelumnya yakni 99.989 poin. Sebelum Kevin/Marcus, tercatat bahwa hanya ada dua pasangan ganda putra yang berhasil mengakumulasi lebih dari 98.000 points yakni pasangan Cai Yun/Fu Haifeng (China) di tahun 2012 dengan 98.282 poin dan Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea) di tahun 2015 dengan jumlah 98.530 poin.

Duo  Minions menjadi yang tidak terkalahkan dalam beberapa turnamen belakangan ini (instagram.com/bwfwonder)
Duo Minions menjadi yang tidak terkalahkan dalam beberapa turnamen belakangan ini (instagram.com/bwfwonder)

Prestasi membanggakan yang kembali diulang oleh Kevin/Marcus di ajang All England menjadi kado terindah bagi dunia bulutangkis Indonesia. Dengan konsistensi mereka menjuarai beberapa turnamen terakhir, harapan terbesar adalah bahwa dalam turnamen – turnamen berikutnya bendera Indonesia bisa terus berkibar di podium juara. Bukan hanya dari sektor ganda putra, tapi juga yang lainnya.

Sekali lagi selamat, minions!


*GNFI

Pilih BanggaBangga76%
Pilih SedihSedih3%
Pilih SenangSenang8%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau12%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Komunikasi Satelit Untuk Nelayan Indonesia Karya Mahasiswi ITS Sebelummnya

Komunikasi Satelit Untuk Nelayan Indonesia Karya Mahasiswi ITS

Osvaldo Haay di Ambang Rekor Top Skor SEA Games 2019 Selanjutnya

Osvaldo Haay di Ambang Rekor Top Skor SEA Games 2019

Thomas Benmetan
@thomasbenmetan

Thomas Benmetan

http://benmetan.blogspot.com

A Fulltime life-learner who lost himself into book, poem, Adventure, travelling, hiking, and social working. Graduated from Faculty of Communication Science, Petra Christian University. Currently pursuing his career as a writer and traveller.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.