Mempertahanan Nama Besar Kopi Indonesia di Dunia

Mempertahanan Nama Besar Kopi Indonesia di Dunia

Biji kopi © Costa Rica guide

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Diakui atau tidak, kopi adalah jenis minuman yang penting bagi sebagian besar masyarakat di seluruh dunia. Meminum kopi kini telah menjadi salah satu trend di banyak kalangan, terutama generasi muda. Selain itu, komoditas kopi juga memberi nilai ekonomis yang besar bagi banyak negara penghasil, pengekspor, dan perusahaan-perusahaan pengolah dan penjual kopi siap saji.

Pekerja memetik biji kopi arabika di kebun kopi yang berada di Tritit, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Foto: Junaidi Hanafiah (Mongabay Indonesia)
Pekerja memetik biji kopi arabika di kebun kopi yang berada di Tritit, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Foto: Junaidi Hanafiah (Mongabay Indonesia)

Dikutip dari Indonesia Investment, kopi disebut sebagai “komoditi kedua yang paling banyak diperdagangkan secara legal” dalam sejarah manusia. Indonesia mendapat anugerah besar menjadi salah satu negeri penghasil kopi-kopi terbaik, terunik, dan terbesar dunia.

Wilayah subtropis dan tropis merupakan lokasi yang baik untuk budidaya kopi. Oleh karena itu, negara-negara yang mendominasi produksi kopi dunia berada di wilayah Amerika Selatan, Afrika, dan Asia Tenggara.

Lima Negara Eksportir Kopi Terbesar di Dunia pada Musim 2016-2017 (dalam bungkus 60 kg, sumber : ioc.org)

Kopi Indonesia mempunyai "identitas" sesuai dengan daerah tempat kopi ditanam. Seperti Kopi Sidikalang, Kopi Lintong, Kopi Bali, Kopi Papua, atau Kopi Gayo. Kopi-kopi ini memang memiliki cita rasa berbeda, sebagai penanda beragamnya nuansa yang ditawarkan kopi-kopi nusantara.

Hal ini diakui oleh mancanegara. Salah satunya Jonathan da Silva, seorang penggiat kopi dari Brasil, seperti dikutip dari National Geographic Indonesia, mengakui cita rasa kopi Indonesia yang kaya rempah.

Kopi dan Luwak | hatacafe.com
Kopi dan Luwak | hatacafe.com

Indonesia juga memproduksi beberapa kopi-kopi spesial yang rasanya tak ditemukan di tempat lain. Di antara paling terkenal di antara kopi-kopi spesial ini adalah kopi luwak, kopi Toraja, kopi Aceh dan kopi Mandailing. Kopi luwak - mungkin merupakan jenis kopi paling terkenal karena dikenal sebagai kopi termahal di dunia. Kopi ini diekstrasi dari biji kopi yang telah melalui sistem pencernaan musang luwak Asia (Paradoxurus hermaphroditus).

Karena proses fermentasi khusus di dalam perut hewan tersebut (dan juga karena fakta luwak bisa memilih buah kopi yang paling enak) kopi ini dipercaya memiliki rasa yang lebih kaya.

Kopi Indonesia di Starbucks | Terapeak.com
Kopi Indonesia di Starbucks | Terapeak.com

Kopi Indonesia pun sejak lama menjadi menu andalan di salah satu brand coffeeshop terkenal dunia, yakni Starbuck. Data yang didapat Agrofarm menjelaskan, di era 1970-an, Indonesia telah memasok biji-biji kopi ke Starbucks, Seattle, Amerika Serikat. Sejak saat itulah Starbucks begitu lekat dengan Indonesia. Apalagi, Starbucks juga menjual biji dan bubuk kopi jenis arabika asal kawasan tertentu (single-origin), di samping kopi racikan (blend).

Kopi dari Indonesia dipasarkan dengan nama “Starbucks Sumatra”, “Starbucks Reserve Isla Flores”, serta “Starbucks Reserve West Java”. Lebih lagi, “Starbucks Sumatra” menjadi salah satu produk Starbucks terlaris di dunia.

Itulah, sesungguhnya Indonesia adalah surga keberagaman kopi dunia. Beda tempat, beda rasa, beda budaya meminum kopi. Kopi Indonesia bisa menjadi wajah bangsa yang beragam, membranding Indonesia dengan butir-butir kopi nusantara yang kaya rasa.

Sumber : Investasi Indonesia | Tirto.id | Argofarm.co.id | ico.org

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga63%
Pilih SedihSedih7%
Pilih SenangSenang6%
Pilih Tak PeduliTak Peduli4%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi8%
Pilih TerpukauTerpukau12%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kisah di Balik kesuksesan Sandiaga Salahuddin Uno Sebelummnya

Kisah di Balik kesuksesan Sandiaga Salahuddin Uno

Yuk! Kenal Mereka yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2020 (2) Selanjutnya

Yuk! Kenal Mereka yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2020 (2)

Akhyari Hananto

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.