Beginilah Peta Jalur Kereta Trans-Sumatera

Beginilah Peta Jalur Kereta Trans-Sumatera

Future Railways in Sumatera © Samuel Tambunan

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Infrastruktur adalah salah satu fokus utama pembangunan di masa kepresidenan Joko Widodo, salah satunya adalah dengan membangun jalur rel kereta api di berbagai daerah di Indonesia. Rel kereta menuju Bandara Soekarno-Hatta sudah rampung sejak akhir tahun lalu, jalur rel trans-Sulawesi sedang dalam tahap pengerjaan, begitu juga dengan rel kereta trans-Sumatera.

Rel kereta trans-Sumatera tergambar dalam peta berikut. Peta ini secara garis besar dibuat berdasarkan Peta Rencana Jaringan Kereta Api di Pulau Sumatera oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dengan banyak perubahan. Perubahan ini didasarkan pada pertimbangan pribadi pembuat peta.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Dibuat dengan gaya "subway", peta ini dibuat sesederhana mungkin agar mudah dibaca. Garis-garis yang menggambarkan jalur dibuat berwarna-warni dan disederhanakan, dengan mengorbankan akurasi lokasi geografis. Gaya peta ini terinspirasi dari blog Nomadic Notes, Future Southeast Asia: Map of Proposed Railways in Southeast Asia

Sebagian jalur yang terlihat di peta ini digambarkan sesuai dengan kondisi di kehidupan nyata, seperti jalur Binjai-Medan-Rantau Prapat, Palembang-Bandar Lampung, dan yang terbaru adalah Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau. Selain itu turut dimasukkan pula jalur kereta api yang sedang dikerjakan atau direncanakan, seperti jalur Banda Aceh-Medan, dan jalur Palembang-Bengkulu

Terakhir, terdapat beberapa jalur pada peta yang tidak direncanakan secara resmi oleh pemerintah, tetapi pantas dibangun berdasarkan pertimbangan pribadi. Misalnya adalah keberadaan jalur kereta api di Pulau Bangka dari Mentok hingga Toboali, memanfaatkan bekas jalur trem.

Begitu juga dengan rencana jalur Pantai Barat Sumatera dari Banda Aceh yang menurut rencana pemerintah memanjang sampai Sibolga dan Padang, tetapi "dibelokkan" ke Medan melewati Kabanjahe. Jaringan kereta api ini secara umum adalah untuk mengangkut penumpang, tetapi juga mengangkut barang, sehingga turut menghubungkan pelabuhan dan lokasi tambang seperti Kuala Tanjung dan Tanjung Enim.

Kondisi perkeretaapian di Pulau Sumatera saat ini adalah terpisah-pisah di empat provinsi (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung), pembangunan jalur rel kereta api baru akan menghubungkan Pulau Sumatera dari ujung ke ujung. Semoga suatu saat nanti peta ini dapat merefleksikan kondisi jaringan kereta api yang sebenarnya.


Disclaimer: Peta ini bukan merupakan peta resmi dan tidak terafiliasi dengan institusi pemerintah atau perusahaan apapun.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga63%
Pilih SedihSedih8%
Pilih SenangSenang16%
Pilih Tak PeduliTak Peduli8%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau2%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Bagaimana ASEAN Bertahan 50 Tahun ke Depan? Sebelummnya

Bagaimana ASEAN Bertahan 50 Tahun ke Depan?

Akses Video Streaming Terbaik Ada di Papua Selanjutnya

Akses Video Streaming Terbaik Ada di Papua

Samuel Tambunan
@samuelmct

Samuel Tambunan

https://medium.com/@samuelmarulam/

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.