Surabaya Dapat Kado Spesial dari Teknik Sipil ITS

Surabaya Dapat Kado Spesial dari Teknik Sipil ITS

Penampakan Bundaran ITS sebelum dibangun air mancur © alsits.org

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kado spesial tersebut adalah air mancur menari di Bundaran Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang diresmikan pada (31/5) bertepatan dengan peringatan HUT Surabaya ke-725. Ikatan Alumni Teknik Sipil ITS (Alsits) memberikan kado spesial tersebut pada saat Dies Natalis Teknik Sipil ke-60 tahun lalu.

Meskipun kado spesial dari ITS, bukan berarti ini diperuntukkan hanya pada warga ITS dan sekitarnya saja. Melainkan air mancur menari ini juga untuk Kota Surabaya. Bahkan pembangunannya dilakukan dengan koordinasi yang intens dengan pemerintah Kota Surabaya.

“Tujuannya, agar taman air mancur yang dibangun serasi dan sejalan dengan rencana tata Kota Surabaya,” jelas Ir Adi Prasetya, Ketua Pelaksana Dies Natalis 60 Teknik Sipil ITS.

Desain rancangan air mancur di Bundaran ITS | Foto: Bisnis Surabaya
Desain rancangan air mancur di Bundaran ITS | Foto: Bisnis Surabaya

Air mancur tersebut dibangun di atas lahan Bundaran ITS dengan luas seribu meter persegi. Untuk semakin menambah estetika, air mancur menari ini juga dilengkapi dengan pemasangan lampu LED RGB 10.000 lumens serta hiasan taman bunga yang indah dan asri.

Bentuk air mancur ini adalah Tugu Pahlawan dengan diameter 30 meter. Namun jika dilihat dari atas secara keseluruhan, air mancur beserta Bundaran ITS menyerupai bentuk bunga matahari.

Menurut Sutopo, Ketua Umum Alsits, bunga matahari yang bewarna kuning menjadi perlambangan emas dan juga mengilustrasikan bahwa ITS terus akan senantiasa berjaya dan bersinar sebagai perguruan tinggi negeri unggul dengan predikat Kampus Terinovatif di Indonesia.

Matahari di sini juga merupakan simbol pusat tata surya. Hal ini mengandung harapan bahwa ITS bisa menjadi pusat pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat yang unggul di Jawa Timur, Indonesia, dan dunia.

Oleh karena itu, air mancur menari tersebut juga dirancang dengan bentuk memusat meninggi yang melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi (TDPT), yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Air yang menjulang tinggi | Foto: enciety.co
Air yang menjulang tinggi dalam desain rancangan air mancur di Bundaran ITS | Foto: enciety.co

Tak hanya melambangkan TDPT, air mancur tersebut juga melambangkan cita-cita yang tinggi dengan segala nuansa IPTEK yang terus-menerus dikembangkan.

“Semburan air yang menghasilkan butiran-butiran air yang kecil, disertai refleksi warna-warni cahaya lampu melambangkan betapa tak terhingganya IPTEK yang senantiasa diperjuangkan oleh seluruh sivitas akademika ITS,” ujar Sutopo.


Sumber: Kominfo Jatim, Website Resmi ITS

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga76%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang6%
Pilih Tak PeduliTak Peduli6%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau12%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Inilah Tren Musik Religi dari Generasi Jadul sampai Millennials. Ada yang Masih Ingat Mereka? Sebelummnya

Inilah Tren Musik Religi dari Generasi Jadul sampai Millennials. Ada yang Masih Ingat Mereka?

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo

Delina Rahayu Effendi
@delinaare

Delina Rahayu Effendi

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.