Ratusan Seniman Kaligrafi Indonesia Bumikan Seni Kaligrafi dengan Cara Ini

Ratusan Seniman Kaligrafi Indonesia Bumikan Seni Kaligrafi dengan Cara Ini

https://unsplash.com/photos/cw2ai6A_eeM © @seikco

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Sekitar kurang lebih seratus seniman kaligrafi dari berbagai daerah di Indonesia ini ternyata memiliki cara unik untuk menunggu waktu berbuka puasa alias ngabuburit. Keseluruhannya memilih untuk menyalurkan kecintaan mereka terhadap seni melukis kaligrafi arab dengan menggelar kegiatan melukis kaligrafi bersama pada Minggu (4/6) di Kudus, Jawa Tengah. Bahkan seniman-seniman tersebut tak hanya berasal dari Pulau Jawa, melainkan ada pula yang berasal dari Sulawesi, Papua, Kalimantan, hingga Riau.

Dipilihnya kegitan melukis kaligrafi diperuntukkan dalam rangka membumikan dan mengenalkan secara lebih dekat seni kaligrafi di Tanah Air. Acara yang turut diikuti oleh komunitas pelukis dari Rembang, Pati, Kudus, dan komunitas pelukis kaligrafi Indonesia itu juga diharapkan mampu memberikan pemahaman bagi masyarakat luas bahwa seni kaligrafi tidak lagi hanya bernafaskan Arab, tetapi juga memiliki ruh budaya Nusantara.

Seni Kaligrafi yang Terus Dibumikan Oleh Beberapa Seniman Kaligrafi di Indonesia
Seni Kaligrafi yang Terus Dibumikan Oleh Beberapa Seniman Kaligrafi di Indonesia

Seperti yang diketahui bahwa teknik kaligrafi merupakan salah satu seni tulisan yang juga dikenal dalam budaya Jepang, Cina, bahkan Yunani. Oleh karena itu, kaligrafi hendaknya menjadi salah satu cipta karya yang dapat terus diolah khususnya di Tanah Air. Harapannya, di Indonesia seni kaligrafi mampu berkembang sesuai dengan kemajuan akal manusia dalam peradaban.

Kegiatan melukis bersama seni kaligrafi tersebut menggunakan media kanvas, yang membuat para pelukis harus ekstra hati-hati dalam menggoreskan tinta kaligrafinya masing-masing. Di satu sisi, beberapa peserta seperti yang dilansir oleh CNN Indonesia, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan ngabuburit bersama seratus pelukis kaligrafi. Bagi beberapa peserta ajang tersebut merupakan agenda bermanfaat yang mampu memperluas tali persaudaraan terhadap seniman lain.

Tak hanya itu, kegiatan melukis bersama juga menjadi sebuah momentum terhadap keberadaan seniman-seniman kaligrafi yang rupanya masih terus eksis dan berkembang di Indonesia. Buktinya, mereka masih menyempatkan datang dan hadir untuk menciptakan karya-karya terbaik melalui seni yang mereka tekuni.

Wujud Cipta Karya Seni Kaligrafi
Wujud Cipta Karya Dari Seni Kaligrafi

Nantinya, hasil dari lukisan arab yang dibuat oleh para seniman tersebut akan turut dipamerkan di Yogyakarta pada bulan Juli 2018.

Wah, inovatif sekali! Semoga kawan GNFI juga dapat mengisi waktu ngabuburit dengan hal-hal yang bermanfaat ya.


Sumber: CNN Indonesia

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga88%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli13%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Menilik Lokasi Peninggalan Kesultanan Banten Melalui Benteng Speelwijk Serang Sebelummnya

Menilik Lokasi Peninggalan Kesultanan Banten Melalui Benteng Speelwijk Serang

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya Selanjutnya

Ketika Para Seniman Ajak Masyarakat Atasi Covid-19 Lewat Pertunjukan Di Dunia Maya

Aninditya Ardhana Riswari
@anindityaar_1997

Aninditya Ardhana Riswari

anindityaardhana.wordpress.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.