Pemuda Asal Indonesia Didaulat Jadi Imam Tetap di Mekkah

Pemuda Asal Indonesia Didaulat Jadi Imam Tetap di Mekkah

Suasana Sholat Isya' di Masjidil Haram © Youtube

2 pekan terakhir, ada Video pemuda yang menjadi viral di jagat maya karena kemerduan suaranya melantunkan ayat-ayat suci Alquran, tampil di hadapan Imam Masjidil Haram Syekh Sudais, para ulama dan tokoh Makkah, seperti Amir Kota Mekkah dan Naib Amir dan lainnya.

Anak Bangsa ini berusia 21 tahun ini bernama Syekh Asal Syu’bah bin Haji Yanto al-Makki al-Banjari. Syaeck Asal adalah anak angkat dari Tuan Guru Haji Syairazi Kandangan dan anak angkat Imam Masjidil Haram Syekh Dr. Hasan Bukhari.

Kisah ustadz Asal menjadi viral setelah diunggah ke Facebook oleh Nur Hidayatullah Yuzarsif, salah seorang Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Walisongo Semarang.

Melalui unggahannya, Nur Hidayatullah menceritakan panjang lebar tentang sosok ustadz Asal.

Disebutkan bahwa ustadz Asal menjadi imam salat rawatib, tarawih, dan qiyamul lail di beberapa masjid di Makkah, antara lain: Masjid Al-Bashawiri dan Masjid ‘Asyur Bukhari (2012), Masjid Ar-Ridha (2013), Masjid Syekh ibn Utsmain (2014), Masjid Bin Laden (2015), dan Masjid Birrul Walidain (2016, 2018).

sumber : jejakrekam
sumber : jejakrekam

Tahun 2017 ia tidak menjadi imam di Mekkah karena mudik ke kampung halamannya di Kandangan – Kalimantan Selatan, sekaligus menemui salah seorang gurunya yang bernama Tuan Guru Haji Ahmad Syairazi. Ustaz Asal lahir di Mekkah pada 1997, anak pertama dari pasangan Ustadz Yanto dan Ustadzah Mariyati yang berasal dari Ambutun, Kandangan, Kalimantan Selatan. Meski begitu, kewarganegaraan ustadz Asal tetap Indonesia.

“Asal” begitu panggilan guru dan ulama Makkah kepadanya, tidak pernah mondok seperti kebanyakan ustadz pada umumnya. Ia tinggal di rumah orang tuanya di Makkah. Di usia 12 tahun ia menyelesaikan hafalan Alquran, dan meraih ijazah hafalan Alquran dengan predikat “Excellent” dari Lembaga Hafalan Alquran tingkat Kota Makkah. Ia telah menamatkan bacaan dan hafalan Alquran serta masih rutin mereview di bawah bimbingan Imam Masjidil Haram Syekh Dr Hasan Bukhari, bahkan sudah menamatkan Alquran riwayat Syu’bah bin ‘Ashim Al-Kufi di bawah bimbingan Imam Masjidil Haram tersebut. Pemuda yang suka mendendangkan nasyid ini juga pernah meraih juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kota Makkah, dan peringkat utama dengan Predikat Exelent pada Musabaqah Hifzhil Qur’an di Masjid al-Kuwaiti.

Sumber : Tribunnews, Senayanpost

Pilih BanggaBangga74%
Pilih SedihSedih1%
Pilih SenangSenang4%
Pilih Tak PeduliTak Peduli1%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi10%
Pilih TerpukauTerpukau11%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Tiga Anak Muda Indonesia Berdiri di Satu Podium Asia Road Racing Championship 2018 Sebelummnya

Tiga Anak Muda Indonesia Berdiri di Satu Podium Asia Road Racing Championship 2018

50 Tahun Pendaratan Manusia Pertama di Bulan, dan Era Space Race Baru Selanjutnya

50 Tahun Pendaratan Manusia Pertama di Bulan, dan Era Space Race Baru

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.