Mengulas Prestasi Indonesia di Asian Games

Mengulas Prestasi Indonesia di Asian Games

Suasana Penutupan Asian Games di

Asian Games merupakan acara perayaan olahraga terbesar di Asia. Acara ini didirikan tahun 1951 di New Delhi, India. Indonesia baru mengikutinya pada tahun 1962. Pada saat itu, Indonesia berhasil menduduki posisi runner up dengan perolehan medali sebanyak 77 medali (21 emas 26 perak, 30 perunggu).

Jika melihat kebelakang, Indonesia memiliki prestasi yang flutkuatif di Asian Games. Indonesia beberapa kali masuk dalam 5 besar dalam Asian Games. Berikut detailnya, dilansir dari situs resmi Asian Games 2018

Prestasi Indonesia di Asian Games 1970

Asian Games ke-6 diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 24 Agustus - 4 September 1970 yang dihadiri 2.400 atlet dari 18 negara, dengan 15 olahraga cabang yang terdiri dari, atletik, akuatik (renang, loncat indah, dan polo air), bola basket, bulu tangkis, tinju, balap sepeda, hoki lapangan, sepak bola, layar, menembak, tenis meja, tenis, bola voli, gulat, dan angkat besi. Prestasi Indonesia di Asian Games 1970 sendiri berhasil meraih 23 medali yakni 2 emas, 5 perak, dan 17 perunggu. Dengan hasil ini dapat mengantarkan Indonesia pada peringkat ke-4 dari 18 negara yang ikut serta.

Prestasi Indonesia di Asian Games 1974

Asian Games ke-7 digelar di Teheran, Iran, pada 1 – 16 September 1974. Multi event ini mengundang 3.010 atlet yang mewakili 25 NOC. Para atlet bertanding untuk memperebutkan 609 keping medali emas yang disediakan di 18 cabang olahraga, yakni atletik, (renang, loncat indah, dan polo air), bola basket, bulu tangkis, tinju, balap sepeda, anggar, hoki lapangan, sepak bola, senam, menembak, tenis meja, tenis, bola voli, gulat, dan angkat besi. Indonesia berhasil meraih 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu, yang mengantarkan Indonesia bertengger di posisi ke-5.

Hanya di tiga tahun (1962, 1970, dan 1974) prestasi Indonesia di Asian Gamesada dideretan 5 besar. Pada beberapa tahun ini Indonesia berhasil bertengger di deretan 10 besar. Tahun-tahun tersebut yakni 1951 di New Delhi, India, duduk di peringkat ke-7 memperoleh 5 perunggu; Tahun 1966 di Bangkok, Thailand, Indonesia duduk di peringkat ke- 6 dengan perolehan 7 emas, 4 perak, dan 10 perunggu; Tahun 1978 di Bangkok, Thailand, Indonesia berada di posisi ke -7 dengan perolehan 8 emas, 7 perak, dan 18 perunggu; Tahun 1982 New Delhi, India, menduduki peringkat 6 dengan 4 emas, 4 perak, dan 7 perunggu; Tahun 1986 di Seoul, Korea, Indonesia meraih posisi ke-9 dengan 1 emas, 5 perak, dan 4 perunggu; Yang terakhir, Asian Games 1990 di Beijing, Cina, Indonesia meraih peringkat ke-7 dengan 3 emas, 6 perak, dan 21 perunggu.

Untuk prestasi Indonesia di Asian Games 2014, tim merah putih berhasil meraih 20 medali yang terdiri dari 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu dari 23 cabang yang diikuti (total 37 cabang yang dipertandingkan). Dengan hasil tersebut membuat Indonesia menduduki posisi ke-17. Kendati tidak masuk ke 10 besar pada Asian Games 2014, pada penyelenggaraan Asian Games ke 18 di Indonesia diharapkan tim Garuda bisa memperbaiki posisinya dengan meraih banyak medali.

Terus beri dukungan untuk atlet Indonesia.


Sumber: Asian Games 2018

Pilih BanggaBangga59%
Pilih SedihSedih15%
Pilih SenangSenang7%
Pilih Tak PeduliTak Peduli2%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau10%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Melalui Robot Kapal, ITS Juara di Floria AS Sebelummnya

Melalui Robot Kapal, ITS Juara di Floria AS

Suhu Hingga Minus 7 Derajat Celcius, Mengapa Embun Beku Dieng Datang Lebih Awal? Selanjutnya

Suhu Hingga Minus 7 Derajat Celcius, Mengapa Embun Beku Dieng Datang Lebih Awal?

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.